ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat daya

Rumah Warga KAT Habis Terbakar

Kamis, 2 Oktober 2014 11:46 WIB
BLANGPIDIE - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Insiden amuki api, Rabu (1/10) siang, kemarin, menimpa bangunan rumah semi permanen milik Jamaluddin (50), warga Komunitas Adat Tertinggal (KAT) binaan Dinas Sosial Provinsi Aceh, berlokasi Dusun Kubang Gajah, Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot.

Pada peristiwa kebakaran di lokasi terpencil atau berjarak sekitar 5 km  dari jalan raya pusat Desa Ie Mirah ke arah bawah itu tidak ada harta korban yang bisa diselamatkan, termasuk dua unit mesin pemotong kayu yang ikut habis dimangsa api.

Kadus Kubang Gajah, Sarmadi, dihubungi Rabu siang menjelaskan,  saat terjadi kebakaran, rumah korban dalam kedaan kosong. Jamaluddin keluar rumah menuju pasar di Desa Ie Mirah. Istrinya, Irmawati pergi mengantar anaknya, Fadli ke sekolah di SD Ie Mirah berjarak 5 km. Demikian juga anak korban lainnya, Hamzah sudah berangkat kerja ke kebun.

Tidak ada mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi terpencil itu. Bantuan memadamkan api hanya dilakukan oleh sejumlah warga KAT yang belum berangkat kerja ke kebun dengan mengunakan  peralatan seadanya. “Api yang berkobar baru berhasil dikuasai setelah meratakan bangunan rumah semi permanen ukuran 6x5 meter itu,” ungkap Sarmadi.

Malah, bangunan rumah milik Sarmadi (kadus) hanya  berjarak sekitar 6 meter dari rumah terbakar, nyaris dijilat api, tapi berhasil dicegah  warga yang bekerja keras melokalisir api.

Kadus Sarmadi, melaporkan, peristiwa kebakaran rumah Jamaluddin mengakibatkan 4 anggota keluarga kehilangan tempat tinggal, terdiri dari, Jamaluddin (kepala keluarga), Irmawati (istri), Hamzah dan Fadli (anak). “Nasib korban sangat menyedihkan karena semua isi rumah habis terbakar. Empat korban yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara mengungsi ke rumah tetangga,” ungkap Kadus Kubang Gajah, Sarmadi.

Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Tapi dugaan sementara akibat konsleting listrik atau arus pendek. Sampai pukul 14.00 WIB, belum ada petugas Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) dan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Abdya yang datang untuk melihat kondisi rumah dan korban di lokasi.(nun)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site