ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / kutaraja

Chairul Tanjung Akan Pimpin Pertemuan IMT-GT Di Aceh

Sabtu, 6 September 2014 01:54 WIB
MENTERI Koordinator Perekonomian RI, Chairul Tanjung (CT) dipastikan akan hadir ke Aceh pada tanggal 13-14 September untuk memimpin pertemuan ke-20 Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Dari Malaysia akan hadir Minister in the Prime Minister’s Department Economic Planning Unit, Dato’ Sri Abdul Wahid bin Omar, dan dari Thailand hadir Secretary General Office of The National Economic and Social Development Board, Arkhan Termpittayapaisith.

Selain itu, CT juga akan memberi kuliah umum di Unsyiah dan mengunjungi kawasan Industri Lhokseumawe di Arun. Kepastian kehadiran CT setelah Gubernur Aceh, Zaini Abdullah menjumpai Menkoperekonomian itu di Jakarta. Forum para Menteri tersebut juga akan dihadiri oleh Director General Southeast Asia Department, Asian Development Bank (ADB), James Nugent.

Sebelum pertemuan tingkat Menteri, pada tanggal 12 September akan dilangsungkan Pertemuan Senior Official Meeting (SOM) yang ke-21, pertemuan setingkat pejabat eselon I tersebut, untuk Indonesia akan dipimpin oleh Rizal Affandi Lukman, Deputi Kerjasama Ekonomi Internasional Menkoperekonomian RI, Malaysia dipimpin oleh Datuk Dr Rahamat Bivi Yusoff selaku Director General Economic Planning Unit, Prime Minister’s Department, dan Thailand oleh Dr Porametee Vimolsiri, Deputy Secretary General National Economic and Social Development Board (NESDB).

Tujuan dari penyelenggaraan IMT-GT adalah untuk memfasilitasi dan meningkatkan perdagangan di kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand, meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi, memperkuat jaringan infrastruktur, mendukung integrasi kawasan sub-regional, permasalahan-permasalahan pengembangan SDM, tenaga kerja dan Lingkungan hidup serta memperkuat struktur tenaga kerja.

Rangkaian acara hari pertama, 11 September akan berlangsung Joint Business Council (JBC) di Hotel Hermes Palace, sejumlah pengusaha dari tiga Negara akan hadir pada forum tersebut. Ketua JBC Indonesia dijabat oleh Ketua KADIN Sumatera Utara. “Para pengusaha dari Aceh diharapkan dapat mengambil peran dalam forum business to business, sehingga pengusaha lokal dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mengembangkan sayap hingga ke luar negeri” harap Gubernur. 

Pada tanggal 13 September akan dilaksanakan pertemuan Chief Ministers and Governors Forum ke-11. Sebagaimana diketahui, wilayah yang masuk dalam IMT-GT adalah 10 provinsi di Sumatera, 14 provinsi di Thailand, dan 8 negara bagian di Malaysia. 

“Kehadiran para Gubernur tentunya sangat diharapkan mengingat kerjasama sub-regional IMT-GT dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah” ujar Gubernur. “Menteri Besar Kedah, Malaysia HE Dato’ Seri Haji Mukriz bin Tun Dr Mahathir dan Gubernur Phuket HE Mr Maitri Inthusut juga dipastikan akan hadir. Gubernur Aceh akan bertindak sebagai ketua delegasi Indonesia” tambah Iskandar, Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh.

Aceh menawarkan dua inisiasi baru (new initiatives project). Pertama, potential reverse investment of Aceh yaitu,  kerjasama antara Aceh dan Malaysia di sektor perdagangan agro-industri, pembangunan pabrik pakan ternak, dan pendirian Agrobazar produk Malaysia. Kedua, Peningkatan air connectivity (Phuket-Krabi-Sabang) dan Roro services untuk jalur pelabuhan Ranong-Phuket-Sabang/Malahayati dan Krueng Geukeuh-Penang/ Port Klang.

“Kita berharap Malaysia, Thailand dan ADB dapat membantu fasilitasi penguatan jaringan infrastruktur, pengembangan pariwisata dan perdagangan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di 34 wilayah yang tergabung dalam kerjasama sub-regional IMT-GT” tambah Zaini Abdullah.(Adv)

Editor : hasyim
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site