ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh timur

Bocah Yatim Diparang Pria Singet

Kamis, 4 September 2014 12:49 WIB
* Warga Memburu Pelaku ke Hutan

IDI - Sultan Muzakkir (9) bocah yatim dan seorang siswa kelas 3 di SDN 4 Idi Rayeuk, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Graha Bunda Idi Rayeuk, sejenak diparang oleh Abdul Hamid (45), yang kumat gilanya alias singet, Selasa (2/9) sekira pukul 20.00 WIB.

Bukan hanya menderita luka bacok, lengan kanan korban juga patah, karena terjungkal dari sepeda saat dikejar oleh pelaku. Insiden brutal di Dusun Timur, Desa Blang Glumpang, Idi Rayeuk, Aceh Timur itu baru berhenti, ketika beberapa warga melerai dan memukul Abdul Hamid dengan kayu.

Informasi lapangan menyebutkan, sebelum memburu Sultan, lelaki gila Abdul Hamid sempat mengejar Tgk Imum di Taman Pengajian Alquran (TPA) desa, namun sang Tgk Imum berhasil kabur. Saat itulah Sultan lewat dan langsung jadi sasaran pelampiasan.

Beberapa saksi mata mengungkapkan, Abdul Hamid kumat gilanya sejak pukul 18.00 WIB. Lelaki singet itu tiba tiba menenteng parang, sembari mengatakan, ku koh taku kah (kupotong leher mu) secara berulang-ulang dan berjalan tak tentu arah.

Warga tak ada yang berani mengambil parang dari tangan Abdul Hamid, termasuk tidak ada yang berinisiatif mengadukan ke polisi. Akhirnya jatuh korban, seorang bocah yatim pula.

Ny Maulidar (43) saat menemani anaknya Sultan di RS Graha Bunda mengatakan, saat kejadian itu Sultan baru pulang mengaji lalu ia suruh beli kemiri ke kedai desa. Bocah itu pergi menggunakan sepeda, lalu saat perjalanan ke kedai itulah Sultan dikejar Abdul Hamid (45) dengan menenteng parang. “Sepeda anak saya terhenti akibat pelaku memasukan parang yang dipegangnya ke dalam lingkaran ban sepeda. Akibatnya Sultan pun terjengkang. Dalam kondisi itulah Sultan dibacok dan mengenai lengan kanan,” ujar Maulidar.

Saat bersamaan muncul beberapa warga yang menggunakan kayu menghentikan aksi brutal Abdul Hamid. Pria stres itupun lari, dan Sultan segera dilarikan ke rumah sakit.

Keuchik Blang Glumpang Asnawi mengatakan, Abdul Hamid baru keluar dari rumah sakit jiwa Banda Aceh 2,5 bulan lalu. Sebelum ini Abdul Hamid tak pernah kumat gilanya. Bisa jadi, pria itu sudah kehabisan obat, hingga gilanya kumat lagi.

Saat ini warga Desa Blang Glumpang, secara massal sedang mencari Abdul Hamid di lokasi yang diperkirakan jadi tempat persembunyiannya. Yaitu di sekitar Desa Blang Glumpang, di kawasan hutan hingga pesisir laut.

Sementara Kapolres Aceh Timur Muhajir SIK MH melalui Kapolsek Idi Rayeuk AKP Samsuddin saat ditanyai, Rabu (3/9) mengatakan, pihak polisi kini juga turun tangan mencari keberadaan Abdul Hamid. “Kita lebih mengedepankan tindakan persuasif, apalagi disebut-sebut pelaku terganggu jiwanya,” ujar Kapolres.(c49) 

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.serambinews.com

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site