ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat

Pasien Melahirkan Meninggal, Ortu Amuk Ruang ICU

Rabu, 27 Agustus 2014 13:11 WIB
MEULABOH - Kecewa bercampur sedih, seorang lelaki orang tua (ortu) pasien mengamuk dengan mengobrak abrik ruang rawat Intensive Care Unit (ICU) 

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien, Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (26/8) sekira pukul 07.00 WIB pagi. Amuk dengan memecahkan kaca yang menggebrak meja itu, sejenak setelah pasien Maulida meninggal dunia usai pelaksanaan operasi caesar saat melahirkan.

Bayi perepuan yang dilahirkan melalui persalinan secara caesar itu selamat, sementara Maulida yang istri dari Brigadir Banta Lidan dari Desa Latong Nagan Raya tersebut, akhirnya menghadap Sang Khalik, beberapa jam setelah operasi, karena pendarahan.

Kasus amuk ayah dari Maulida itu sempat membuat perawat yang bertugas di ruang ICU, memilih kabur menyalamatkan diri. Suasana kembali tenang setelah sejumlah warga dan keluarga dari Maulida menenangkan ayah almarhumah yang belum diketahui namanya tersebut. Sedangkan bayi perempuan dilahirkan melalui operasi tersebut selamat dan hingga kemarin masih dalam perawatan di ruang bayi RSUD tersebut.

Berdasarkan keterangan diperoleh Prohaba, kemarin, pasien Maulida dibawa dari Nagan Raya ke RSUD Cut Nyak Dhien, Meulaboh sehari sebelumnya. Sebuah versi menyebutkan pihak RSUD sudah menyampaikan bahwa pasien ini tidak bisa melahirkan melalui persalinan normal, sehingga harus dioperasi oleh dokter spesialis kandungan yang menanganinya. Namun pihak keluarga keberatan dioperasi dan meminta menunggu dulu sehingga sekitar pukul 01.00 WIB Selasa dini hari baru dilahirkan dalam sebuah operasi caecar. Operasi berjalan lancar dan bayi selamat tetapi pasien melahirkan terus mengalami pendarahan sehingga kembali dilakukan operasi susulan.

Beberapa jam setelah operasi susulan, pasien dirawat di ruang ICU sekitar pukul 06.00 WIB dan sekitar pukul 07.00 WIB, pasien yang baru melahirkan anak pertama itu dilaporkan meninggal dunia. Kabar itulah yang akhirnya berujung pada amuk sang ayah pasien Maulida.

Setelah suasana tenang, pasien yang meninggal dibawa pulang keluarganya ke Latong, Nagan Raya guna dikebumikan, sedangkan anak dari pasien tersebut hingga kemarin masih dirawat di ruang bayi RSU tersebut.

Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, dr Akbar SpPD ditanyai kemarin, mengatakan, kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan internal pihak RSUD. Namun dari pemeriksaan awal, penanganan yang dilakukan oleh tim medis di RSUD sudah sesuai prosedur dan aturan yang ada. Sebab dari awal dokter yang menangani dan sudah disampaikan bahwa pasien tidak bisa melahirkan dengan persalinan normal sehingga harus dioperasi.

Ia mengaku, kejadian terhadap rusaknya sejumlah fasilitas di RSUD Cut Nyak seperti kaca ruangan dan meja segera dibuatkan laporan kepada penegak hukum serta melaporkan kasus ini ke pimpinan. Selain itu, aparat kepolisian juga sudah ke RSUD memeriksa kasus ini.(riz)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.serambinews.com |

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site