ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Ditembak, Empat Perampok yang Sering Beraksi di Tembung

Kamis, 7 Agustus 2014 13:20 WIB
LUBUKPAKAM - Aparat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan menembak empat perampok yang sering beraksi di kawasan Tembung, Deliserdang, Sumateta Utara, Rabu (6/8). Keempat perampok dimaksud dihadiahi timah panas di kaki kiri mereka karena berusaha kabur dan melawan petugas.

Keempat pria dimaksud yakni Hendra Budi alias Hendra Borok (33), penduduk Jalan Beringin, Pasar VII, Tembung, Ahmad Fauzi (20), penduduk Jalan Beringin Gang Sablina, Pasar VII, Tembung, Tomi (20) penduduk Jalan Srikandi-Medan Denai, Rudi Hartono (20), penduduk Pasar X Gang Sawo, Tembung, serta teman mereka Supriadi alias Keling alias Blek (19), yang masih buron.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung, mengatakan keempatnya diamankan karena merampok Supriadi (59) dan istrinya Yusmanidar (48), warga Jalan Raya Medan-Batangkuis, Tembung. Kala itu, pasangan suami-istri ini mengendarai sepedamotor di Jalan Letda Sujono, Bandar Selamat, Medan.

Modusnya, suami-istri dimaksud dipepet oleh Supriadi yang juga mengendarai sepeda motor, hingga mengakibatkan pasangan itu jatuh ke aspal. Di tempat sama, Ismanidar mengatakan, pelakunya enam orang, tapi yang ngerampok dua orang.

“Saya waktu itu dari Jalan Bintang. Saya mau pulang ke Tembung dibonceng suami saya yang masih terbaring di RS Adam Malik akibat terjatuh dari kereta (sepedamotor-red),” terangnya.

Tanpa sadar, dua pelaku, Ahmad Fauzi dan Tomi, langsung memepetnya sembari merampas bingkisan yang  dipegang Ismanidar. Terkejut atas rampasan tersebut, sepeda motor yang dikemudikan Supriadi menjadi oleng dan jatuh ke badan jalan.

Naas bagi Supriadi, kepalanya mengenai aspal jalan hingga dia koma. Kini, Supriadi harus dirawat RSUPP Adam Malik, Medan. Sementara, istrinya mengalami luka lecet di sekujur tubuh.

“Sangkanya bingkisan itu ada uangnya. Padahal isinya buah, hingga Kami  terjatuh, dan sampai sekarang, suami saya masih di rumahsakit. Tadi baru siuman,” tambahnya.

Saat diwawancarai, para pelaku mengakui perbuatannya. “Saat itu, yang melakukan perampokan si Rudi. Kalau saya berperan sebagai jokinya,” kata Fauzi sembari meringis kesakitan.

Dari empat tersangka, salah satunya merupakan residivis berbagai kasus pidana. “Baru lima kali aku main. Aku sering dipenjara atas kasus narkoba, jambret, dan pencurian,” kata  Hendra Borok.(lau)

Kunjungi juga : <br><a href="http://www.serambinewstv.com">www.serambinewstv.com</a> | <a href="http://www.menatapaceh.com">www.menatapaceh.com</a> | <br><a href="http://www.serambifm.com">www.serambifm.com</a> | <a href="http://www.serambinews.com">www.serambinews.com</a> |  

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site