ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Wanita Muda Tewas Terpanggang

Kamis, 29 Mei 2014 12:08 WIB
* Deretan Rumah di Pinggir Rel Musnah Terbakar

MEDAN - Kebakaran rumah di pemukiman padat penduduk merenggut satu korban jiwa, Rabu (27/5) dini hari. Ayah korban langsung diamankan polisi untuk mengungkap motif amukan si jago merah.

Sedikitnya 13 unit rumah di Jalan Emas, Kecamatan Medan Area yang terletak di pinggir rel kereta api rata dengan tanah setelah tak mampu diselamatkan dari api. Beberapa warga mengaku melihat kobaran api pukul 00.30 WIB dari kediaman Aciek (58). Namun upaya pemadaman yang mereka lakukan dengan peralatan seadanya tak mampu menjinakkan api. “Api justru semakin besar. Akhirnya rumah kami juga terbakar,” kata Ahmad Fadli Purba (51) yang rumah persisnya di sebelah Aciek.

Fadli yang malam itu baru pulang kerja langsung membangunkan istri dan anaknya. Mereka sempat mendengar Aciek berteriak minta tolong mengeluarkan putrinya, Meri (22) yang terjebak di dalam rumah. “Si Meri masih di dalam. Kami gak ada yang berani masuk, karena api semakin besar,” tandas Fadli.

Belakangan setelah api padam, Meri ditemukan sudah tewas di kamar mandi dengan kondisi mengenaskan. Jasad wanita muda itu kemudian dievakuasi ke RSU Pirngadi, Medan.

Api yang bersumber dari rumah Aciek itu diduga berasal dari abu dupa. Dugaan itu muncul setelah ada warga yang melihat Aciek melakukan aktifitas keagamaan di rumahnya, beberapa saat sebelum kebakaran terjadi. “Abu dupa itu. Entah karena lupa atau apa, bara apinya langsung membesar,” kata Ahmad (45), tetangga lain yang rumahnya ikut terbakar.

Polsek Medan Area yang menangani kasus ini langsung memagari lokasi kebakaran dengan garis polisi. Aciek terlihat langsung diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih intensif. Meski begitu polisi belum bisa menyimpulkan penyebab maupun motif kebakaran itu karena masih menunggu penyelidikan. “Penyelidikan masih berlangsung. Nanti keterangan saksi akan dicocokkan dengan temuan TKP,” kata Kapolsek Medan Area Kompol Rama S Putra.

Mengenai banyaknya jumlah rumah yang terbakar, Rama menduga hanya faktor keterlambatan mobil pemadam tiba di lokasi. Namun hal itu bukan kesalahan petugas, melainkan letak lokasi kejadian yang berada di gang sempit, sehingga menyulitkan mobil pemadam menjalankan misinya.(mad)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site