ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Binjai Nomor 2 Peredaran Narkoba di Sumut

Sabtu, 17 Mei 2014 11:57 WIB
BINJAI - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja menggelar penyuluhan sosial tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kelurahan binaan PKK, bertempat di Kantor Camat Binjai Utara, Jumat (16/5) siang.

Kepala BNNK Binjai,  Ahmad  Zaini menjelaskan tujuan sosialisasi kepada ibu-ibu PKK dikarenakan ibu adalah pengawas di dalam keluarga dan di lingkungan, diharapkan mampu mencegah masuknya peredaran narkoba di dalam keluarga.

Di Indonesia, narkoba sudah menjadi perhatian yang sangat serius, bahkan menjadi perhatian dunia. Semakin banyaknya narkoba yang berdedar di Indonesia disebabkan karena semakin banyaknya permintaan.

Peredaran narkoba di Indonesia dalam waktu 5 tahun terakhir mengalami peningkatan 6 kali lipat, dimana usia yang paling banyak menjadi korban narkoba berkisar 15-25 tahun.

Bahkan Kota Binjai berada pada peringkat ke-2 setelah Kota Medan yang menjadi kota paling banyak peredaran narkoba di Sumatera Utara. Di Binjai rata-rata kasus yang terungkap selama 5 tahun terakhir berjumlah 146 kasus dengan tersangkanya berjumlah 183 orang. “Satu orang pecandu mampu merusak sendi kehidupan sebuah keluarga besar yang akan berdampak kepada lingkungan masyarakat sekitarnya yang harus dibatasi dengan kebersamaan kita dalam memberantasnya,” kata Zaini.

Strategi yang harus dilakukan untuk mencegah semakin banyaknya peredaran narkoba yaitu bekerjasama antara semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat, memilih antara Bandar narkoba, pengedar untuk dihukum seberat-beratnya dan bagi pecandu direhabilitasi, keikutsertaan masyarakat dalam rangka pencehagan dan pemberantasan narkoba di dalam keluarga, lingkungan, masyarakat dan lingkungan kerja.

“Karena dengan berkurangnya pecandu narkoba maka secara otomastis permintaan juga akan berkurang, untuk itu marilah kita bersama-sama memberantas agar generasi muda penerus bangsa dapat terselamatkan dari penyalahgunaan narkoba,” pinta Zaini.

Ketua TP PKK Kota Binjai, Lisa Andriani Idaham mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya kemitraan yang dibangun oleh Pemerintah Kota Binjai yang bersinergi dengan 10 program pokok PKK.

“PKK sebagai mitra Pemerintah mempunyai tanggung jawab yang sangat besar untuk membantu Pemerintah dengan turut serta mensukseskan gerakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” kata Lisa.

Seluruh peserta penyuluhan berasal dari ibu-ibu PKK dari 5 Kecamatan yang ada di Kota Binjai, dimana setiap Kecamatan menghadirkan 10 orang warga sebagai peserta. (ari/tribun-medan.com)

Editor : hasyim
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site