ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh jaya

Abdul Hamid Mengungsi di Keramba

Jumat, 7 Maret 2014 11:24 WIB
* Rumah Hangus Dilalap Api

CALANG - Abdul Hamid (57), warga Desa Mon Mata, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, terpaksa harus mengungsi ke keramba miliknya di Desa Mon Mata, setelah rumahnya hangus dilalap api, Rabu (5/3), sekitar pukul 22.00 WIB.

Kebakaran tersebut, diduga akibat konsleting listrik, namun dalam peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Akan tetapi semua isi rumah milik Abdul Hamid, menjadi abu dan tidak dapat diselamatkan.

“Saat terbakar saya lagi tidak berada di rumah, karena lagi mengurus keramba sebagai salah satu usaha pendapatan ekonomi untuk kebutuhan hidup. Kejadian tersebut saya ketahui setelah warga memberitaukan bahwa rumah saya sedang dilalap api,” jelas Abdul Hamid saat ditemui, Kamis (6/3) di Mon Mata, Kecamatan Krueng Sabee.

Disebutkan, semua isi rumah tidak bisa diselamatkan, karena api lebih cepat dari upaya warga yang berusaha memadamkan api saat itu, dengan mengunakan perlatan seadanya. Meski mobil pemadam datang ke lokasi, namun rumah tersebut lebih duluan hangus, sehingga rumah yang berukuran 8 X 5 meter sama sekali tidak bisa diselamatkan.

Saat ini pihaknya mengaku harus tinggal di keramba untuk sementara waktu, bersama satu orang anaknya, sambil menunggu memperbaiki rumah yang telah terbakar itu. “Alhamdulillah, untuk sementara waktu saya telah menerima bantuan masa panik ari pemerintah Aceh Jaya berupa sandang pangan, untuk kebutuhan saya sementara waktu,” katanya.

Sementara Kepala BPBD, Aceh Jaya Amren Sayuna mengatakan, sebagai bentuk perhatian pemerintah, pihaknya telah menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran pada Kamis kemarin. Sehingga dengan adanya bantuan tersebut bisa membantu meringankan beban orang yang sedang dilanda musibah. “Bantuan yang kita berikan lengkap berupa sandang pangan, sehingga korban dapat memanfaatkan bantuan itu untuk sementara waktu,” jelasnya.(c45)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site