ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat

Polisi Gerebek Pesta SS di Gudang Horas

Rabu, 22 Januari 2014 11:24 WIB
* Tujuh Orang Masuk Sel

MEULABOH - Anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Aceh Barat, menggerebek lokasi pesta sabu sabu (SS) di gudang PT Horas, Desa Seuneubok Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Sabtu (18/1) dinihari lalu. Dari lapak itu diangkut lima pria yang ditengarai pemakai SS, selain itu dua orang lainnya juga dicokok dengan status pemasok. 

Khusus dua pemasok SS itu dibekuk petugas di Simpang Kisaran, Meulaboh. Hingga Selasa (21/1) kemarin, ketujuh tersangka SS itu masih mendekam di sel Mapolres Aceh Barat, untuk proses pengembangan kasus.

Berdasarkan keterangan diperoleh Prohaba, Selasa kemarin, kelima pemakai yang dicokok polisi di gudang PT Horas di Seuneubok itu adalah Dedi Suherman (34), Saputra (28), Julianto (30), Sutri Sunaryo (39), dan Gustoni (31). Semua mereka berasal dari Medan, Sumatera Utara yang juga pekerja di PT Horas. Sedangkan dua pelaku lain adalah Meli Defmin (24) warga Drien Rampak, Meulaboh dan Misbahul Umum (22) Ujong Kalak, Meulaboh. Dari pelaku polisi mengamankan alat isap, uang hasil penjualan sabu-sabu, buku transaksi, timbangan yang selanjutnya diamankan ke Mapolres guna pengembangan.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Faisal Rivai Sik melalui Kasat Narkoba, Iptu Darkasyi, kemarin mengatakan, penggerebekan pada gudang PT Horas itu berdasarkan laporan dari warga. “Setelah kita amankan pelaku, kita lakukan pengembangan dan berhasil membekuk dua pelaku lain sebagai kurir,” katanya.

Pada sisi Kapolres menjelaskan, Satuan Narkoba Polres Aceh Barat, hingga Kamis (21/1) masih memburu dua pelaku yang terlibat kasus pesta sabu-sabu di Desa Puuk Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat. Kedua buron sabu sabu itu adalah Fadil, warga Desa Puuk, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat dan Eko (23) warga Teunom, Aceh Jaya.

Keduanya terlibat sabu-sabu dengan Samsuar (39), warga Gampong Baro, Teunom, Aceh Jaya, yang dibekuk polisi pada Kamis (9/1) di sebuah rumah di Puuk, Kecamatan Kaway XVI.

Berdasarkan keterangan diperoleh Prohaba, Selasa kemarin, kedua pelaku yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu masih diburu polisi. Bahkan polisi sudah menyebarkan identitas pelaku ke masyarakat. “Keduanya masih kita buru,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Faisal Rivai Sik melalui Kasat Narkoba, Iptu Darkasyi, Selasa kemarin.

Seperti diketahui, anggota Polres Aceh Barat, Kamis (9/1) malam lalu mencokok Samsuar (39), warga Gampong Baro, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya di sebuah rumah di Desa Puuk, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat dalam kasus pesta sabu-sabu, sedangkan dua pelaku lain melarikan diri. Di rumah itu, polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu 1 paket kecil dengan berat 0,27 gram, 1 buah bong alat penghisap sabu, biji ganja dengan berat 11 gram, 1 buah spet kaca. Selain itu polisi juga mengamankan 1 unit mobil Daihatsu Xenia BL 953 ZW milik Samsuar serta diamankan 1 unit sepmor jenis Satria F BL 6430 LK milik Fadil, anak dari pemilik rumah yang saat penggerebekan melarikan diri jalan belakang rumah.(riz)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site