ProHaba.co Mobile
home / haba medan

“Semedinya” Diganggu, Teguh Aniaya Petugas Kebersihan

Minggu, 12 Januari 2014 12:44 WIB
MEDAN - Hanya persoalan sepele, seorang mahasiswa di Medan nekat membabakbelurkan petugas kebersihan kampus, Sabtu (11/1). Kasus ini pun bergulir ke kantor polisi setelah pihak yang dirugikan memutuskan menempuh jalur hukum.

Pertikaian itu dilakoni Teguh (22) yang menyandang status mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) dengan Nasran Hutabarat (24), petugas kebersihan di kampus yang terletak di Jalan Williem Iskandar, Medan Estate, Percut Seituan, Deliserdang. Semua bermula ketika keduanya sama-sama hendak ke toilet.

Hanya saja keduanya memiliki tujuan berbeda. Nasran berniat mengambil kain pel di dalam toilet yang kerap digunakannya sebagai alat kerjanya. Sedangkan Teguh sedang konsentrasi “bersemedi” alias buang air besar. Teguh yang merasa prosesi “semedinya” diganggu dengan ketukan pintu dari luar, langsung memukul dan menendang Nasran. “Dia lama kali di toilet. Aku sudah tiga kali bolak-balik ke toilet, tapi gak siap-siap dia,” kata Nasran.

Pada ketukan pertama dan kedua, Nasran mengaku langsung pergi karena terdengar ada aktivitas di dalam toilet. Namun pada kedatangan ketiganya ketukan itu dibarengi teriakan. “Aku teriak dari luar mau ambil pel. Soalnya sudah ada setengah jam dia di dalam,” lanjutnya.

Teriakan itu manjur karena Teguh langsung ke luar. Tapi sikapnya tidak bersahabat karena langsung memaki sembari melayangkan tinju dan tendangan. “Kau kira siapa aku. Bayar aku di sini,” kata Nasran menirukan perkataan Teguh.

Kasus itu pun langsung dilaporkan Nasran ke Polsek Percut Seituan, sehingga tak lama berselang Teguh diamankan. Menjelang sore, keduanya masih terlihat di ruang penyidik. “Statusnya (Teguh) masih saksi. Kita lihat hasil pemeriksaan, apakah bisa ditingkatkan menjadi tersangka,” kata Kapolsek Percut Seituan Kompol Ronald Sipayung.(mad/lau)

Editor : hasyim
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site