ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / bireuen

Warga Bireuen Kepung Pencuri di Toko Kelontong

Senin, 30 Desember 2013 11:00 WIB
* Lolos di Kegelapan Malam

BIREUEN - Ratusan warga Kota Juang, Bireuen, Sabtu (28/12) malam, mengepung pencuri yang sebelumnya merengsek ke toko kelontong ‘Raisana’, di Jalan Medan-Banda Aceh, kawasan Lapangan Voa. Namun, setelah dikepung lima jam, maling itu tidak ditemukan. Dia diduga meloloskan diri dalam kegelapan.

Sebelumnya, pada sore hari, Zulkifli (40), pemilik toko kelontong tersebut menutup tokonya. Kemudian, dia pulang ke rumah orang tuanya di Blang Adang, Jeumpa. Menjelang magrib, Zulkifli bersama istrinya, Zulaifah (37), kembali ke toko. Namun, dalam perjalanan, ban sepeda motor mereka kempes sehingga terlambat sampai ke toko.

Menjelang magrib, Zulkifli dan Zulaifah buru-buru melaksanakan shalat di tokonya, yang juga tempat mereka menetap selama ini. Tapi, saat Zulkifli membuka pintu tokonya dari luar, di dalam toko terlihat maling yang menggasak barang dagangannya.

Saat itulah, pencuri tersebut terkejut. Kemudian berusaha melarikan diri lewat tangga ke lantai atas toko dimaksud. Zulkifli bersama istrinya segera meminta tolong warga dan polisi yang kebetulan berada di warung samping gerainya.

Warga dan seorang polisi pun mencoba mengejar pencuri ke lantai atas. Bahkan, maling sempat terlihat kakinya oleh polisi dimaksud saat berada di lantai tiga. Namun, pencuri tersebut berhasil melarikan diri dalam kegelapan malam. “Syukur kami cepat tiba di toko, sehingga barang-barang dalam toko belum sempat dibawa maling,” kata Zulaifah.

Zulaifah menjelaskan, tokonya sudah tiga kali dimasuki maling. Menurut dia, pencuri masuk saat dirinya bersama suami ke luar atau toko dalam keadaan tertutup. Dia menduga, maling sudah memantau situasi toko, sehingga tahu kapan tempat usahanya tersebut kosong.

“Kami menduga malingnya adalah orang yang sama. Kami berharap maling tersebut segera tertangkap,” kata Zulaifah.

Informasi maling masuk ke toko kelontong itu dengan cepat berkembang di masyarakat. Bahkan, ratusan pelintas di jalan nasional pun berhenti di depan toko itu, untuk mengetahui apa yang terjadi. Akibatnya, ruas jalan nasional sempat macet beberapa saat.

Meski hujan mulai turun, warga tetap tidak beranjak. Bahkan, jalan kawasan itu kian padat kendaraan. Sementara ratusan warga lain terus mengepung pencuri yang diduga masih berada di lantai tiga kawasan pertokoan dimaksud. Namun, hingga menjelang tengah malam, maling tidak ditemukan.(c38)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site