ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh selatan

Api Ratakan Rumah Anggota DPRK Aceh Selatan

Rabu, 4 Desember 2013 10:55 WIB
TAPAKTUAN - Dua unit rumah berkonstruksi semi permanen yang ditempati salah seorang Anggota DPRK Aceh Selatan dari Fraksi Partai Aceh (PA), Rusdianto bersama istri dan mertuanya, di depan kompleks Asrama Kodim 0107/Aceh Selatan, Gampong Pasar Kota Tapaktuan, Senin (2/12) sekitar pukul 20.30 WIB malam, ludes dilalap api.

Dugaan sementara penyebab kebakaran karena arus pendek listrik di rumah yang berkonstruksi semi permanen itu. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, tapi kerugian materil yang dialami korban mencapai ratusan juta rupiah. Melihat kobaran api yang sudah membesar, ratusan warga setempat termasuk Dandim 0107 Aceh Selatan Letkol Inf Puguh Suwito SIP berjibaku memberikan pertolongan dengan menyiram air menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api tak terhentikan, karena membesar begitu cepat sekaligus meludeskan bangunan.

Sementara armada mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Aceh Selatan baru sampai ke lokasi sekitar 30 menit setelah api mengurung serta menghanguskan rumah tersebut. Walaupun lokasi kejadian dengan kantor Pemadam Kebakaran yang berjarak sekitar 500 meter.

Tak ayal Dandim Letkol Inf Puguh Suwito SIP sempat menegur awak pemadam yang terkesan lamban itu.

Rusdianto alias Puteh yang ditemui wartawan di lokasi, Selasa (3/12) menuturkan, akibat kebakaran itu praktis seluruh isi rumahnya tidak dapat diselamatkan kecuali hanya satu mesin cuci dan sepeda motor. “Yang tinggal sama kami sekeluarga saat ini hanya baju selembar di badan, lainnya sudah hangus terbakar,” ujar Rusdianto.

Untuk sementara, seluruh keluarganya terpaksa menumpang di rumah saudaranya dikompleks asrama Kodim 0107 Aceh Selatan yang bersebelahan dengan lokasi rumahnya yang sudah terbakar.

Ia atas nama Anggota DPRK Aceh Selatan, kata Rusdianto meminta kepada Bupati HT Sama Indra SH agar mengevaluasi kembali kinerja personil pemadam kebakaran di daerah itu.

Lebih lanjut ia menuturkan, saat terjadi musibah kebakaran itu rumah yang di sewa oleh mertuanya dari pemiliknya bernama Nasrudin alias Din PHR tersebut dalam kondisi kosong. Sebab saat itu ia bersama istri beserta anak-anaknya sudah berangkat ke Kecamatan Samadua dalam rangka takziah ke rumah saudaranya yang meninggal dunia.

Sementara, ayah mertuanya bernama Nurdin Ahmad telah berangkat ke Medan Sumatra Utara. Sedangkan ibu mertuanya bernama Erlis Miati saat kejadian kebakaran itu terjadi, sedang berjualan di warung berlokasi tidak beberapa jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Beberapa saat setelah terjadi kebakaran, seorang kawan menelepon saya memberitahukan bahwa rumah kami tersebut telah terbakar. Dengan mengedarai sepeda motor saya langsung menuju ke lokasi, sampai di lokasi kobaran api sudah membumbung tinggi dan ketika melihat kondisi itu seluruh sendi-sendi tubuh saya lemas tidak berdaya lagi, saya langsung terkulai tak berdaya menyaksikan peristiwa itu,” ujar Rusdianto dengan nada sedih.

Beberapa saat pasca kejadian, beberapa paket bantuan mulai disalurkan dari BNPB dan Dinas Sosial Pemkab Aceh Selatan untuk korban kebakaran itu. Bantuan yang disalurkan berupa beras, mie instan, aqua, sarden, kain selimut serta sejumlah paket bantuan masa panik lainnya.(tz)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site