ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat daya

Tiga Bikers Mawot di Jalan Raya

Jumat, 13 September 2013 12:12 WIB
* Satu Orang WH Prajabatan

BLANGPIDIE - Sedikitnya tiga orang bikers (pengendara sepmor) meragang nyawa di jalan raya, dalam tiga kasus kecelakaan terpisah di Abdya, Pidie dan Aceh Utara, Kamis (12/9) kemarin. Khusus di Abdya, korban adalah seorang anggota WH yang baru lulus pemutihan dan sedang ikut Prajabatan.

Dari Blangpidie dilaporkan, Saifuddin (42), personil Polisi Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tewas setelah sepeda motornya bertabrakan dengan becak dayung di  jalan raya lintasan Blangpidie-Tapaktuan, tepatnya di kawasan Desa Meurande, Kecamatan Lembah Sabil, Kamis (12/9) pagi.

Menurut nformasi yang diterima Prohaba, kemarin, Saifuddin warga Desa Meunasah Sukon, Kecamatan Lembah Sabil dalam beberapa hari ini sedang mengikuti prajabatan di Gedung Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) Kabupaten Abdya yang berlokasi di Komplek Perkantoran Pemda.

Selama mengikuti parajabatan, personil WH yang masih bertatus Calon Pegawai Neger Sipil (CPNS) selalu cepat berangkat dari rumah, karena jarak Lembah Sabil-Blangpidie memakan waktu 20 menit perjalanan dalam kecepatan tinggi.

Naas baginya, pada Kamis pagi kemarin korban yang mengenderai sepeda motor Supra X nomor polisi (nopol) BL 3310 C, yang meluncur dari arah Tapaktuan menuju Blangpidie, setiba di lokasi depan SD Meurande, di depan korban melintas sebuah becak dayung pembawa sayur yang sedang menyeberangi jalan yang dikenderai Jauhari (40) warga Desa Padang Manggeng. Tabrakan tak terhindarkan, hingga korban terjengkang ke aspal jalan.

Pemilik becak langsung menaikkan korban dalam kondisi tak sadar ke atas becak untuk dibawa ke Puskesmas Manggeg. Setelah mendapat penanganan pertama korban dirujuk ke RSU Teungku Peukan Padang Meurantee, Susoh. Tidak terihat adanya luka serius yang menyebabkan korban meninggal dunia, hanya saja dari mulut korban keluar darah segar. Belakangan pihak medis memastikan jika korban telah meninggal dunia.

Korban diperkirakan menghebuskan nafas terakhir di lokasi akibat serangan jantung. Kepala Puskesma Manggeng, Salman SKm saat dihubungi melalui telpon genggamnya memperkirakan korban meninggal di lokasi kejadian akibat serangan jantung.

Sementara dari Sigli dilaporkan, kecelakaan lalulintas terjadi di jalan Jabal Ghafur menuju Kecamatan Sakti, tepatnya di Gampong Mesjid Suwiek, Kecamatan Indrajaya, Pidie, Rabu (11/9) sekira 09.00 WIB. Insiden maut itu melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX BK 6478 CM dikendarai Ramlan Hanafiah (30) Gampong Kulu, Kecamatan Milan, kontra dengan Jupiter MX BL 3504 JL dikendarai Khaidir (21) warga Gampong Pante Garot, Kecamatan Indrajaya.

Ramlan dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras dengan jalan aspal. Sementara Khaidir menderita luka serius dan masih dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli.

Berdasarkan informasi yang didapat Prohaba, kemarin, insiden yang merenggut satu korban jiwa itu berawal saat kedua anak manusia itu melaju di jalan Sakti-Jabal Ghafur. Ramlan Hanafiah menggunakan sepmor melaju dari arah Kecamatan Sakti. Sementara Khaidir dari arah berlawanan Glee Gapui. Sesampai di kawasan Gampong Suweik, Kecamatan Indrajaya kondisi jalan rusak. Khaidir berusaha mengelak jalan berlubang. Dalam waktu bersamaan dari arah berlawanan meluncur sepeda motor yang dikendarai Ramlan, hingga tabrakan tak terhindarkan.

Kapolres Pidie, AKBP Sunarya SIK, melalui Kasat Lantas, AKP Suharmadi, yang dihubungi, Prohaba, Kamis (12/9) mengatakan, polisi telah menangan lakalantas laga kambing antara sepmor itu.

Sementara itu dari Idi dilaporkan, tragedi lalu lintas terjadi di jalan kawasan Desa Beuringin, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Kamis (12/9). Dum truk Dyna BL 8640 DL yang dikemudikan Zainal Abidin (52), warga Kecamatan Peureulak Kota, menabrak honda Supra X 125 BL 3453 DAD yang dikendarai Mirwarti (40), warga Kecamatan Ranto Peureulak, Kamis (12/9) sekitar pukul 11.45 WIB. Wanita paruh baya Mirwati dikabarkan tewas di tempat.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir, melalui Kasat Lantas, Iptu Tesyar Rhofadli, kepada Prohaba, mengatakan kronologis kecelakaan tersebut berawal dari sedang melajunya Supra X 125 BL 3453 DAD yang dikendarai Mirwarti dari arah Peunaron menuju Kampung Beusa, sementara saat itu dari arah berlawanan muncul dumptruk Dyna yang dikemudikan Zainal Abidin.

“Setiba di lokasi yang juga merupakan jalan lurus, pengendara supra X 125 ingin mendahului sepeda motor yang berada di depannya sehingga melewati garis pembatas jalan dan langsung menabrak mobil dumptruk dari sebelah samping kanan. Tubuh korban menghantam besi gagang spion dumptruk hingga terbanting ke aspal,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu pengendara sepeda motor tersebut terhempas ke badan jalan dan langsung tewas di tempat.(nun/naz/na)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site