ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Tim SAR Datangkan Echo Sounder

Selasa, 10 September 2013 12:35 WIB
* Cari Korban Tabrakan Kapal di Samosir

MEDAN - Koordinator tim penyelam Badan SAR Nasional (Basarnas) Sumatera Utara, Iwan Supadli, terpaksa mendatangkan detektor sonar (Echo Sounder) dari Medan. Tujuannya, sebagai upaya pencarian lanjutan empat korban yang masih hilang dalam tabrakan kapal Ferry Tao Toba I dengan Kapal Pariwisata Yola di Perairan Tomok, Samosir, Minggu (8/9).

Alat ini dikirim ke lokasi kejadian membantu tim SAR yang terus mencari dengan teknik menyelam. Selain itu menyisir permukaan hingga radius 200 meter dari lokasi kejadian.

Menurut Iwan, upaya pencarian menggunakan Echo Sounder ini akan  memudahkan mereka mencari titik yang berpotensi menjadi lokasi tempat para korban. Sebab, alat tersebut akan langsung memberikan panduan kedalaman air maupun organik dalam air.

“Alat ini akan mendeteksi kedalaman air, termasuk mendeteksi organik-organik di dalamnya. Sehingga, bisa menjadi panduan dalam menyelam,” jelasnya.

Sejauh ini, upaya pencarian masih masih terus dilakukan. Bahkan, belum membuahkan hasil. Padahal, mereka sudah menyelam ke lokasi tenggelamnya para korban. Tingginya tekanan air Danau Toba dan suhu air yang dingin, menjadi kendala utama tim SAR.

Dia mengakui, ada perbedaan menyelam di laut dengan di danau. “Kalau menyelam di danau hingga 20 meter setara menyelam di laut pada kedalaman 30 meter. Ditambah lagi, suhu air lebih dingin, bisa menjadi kendala penyelam,” ujarnya.

Tabrakan kapal yang mengakibatkan empat orang hilang di Perairan Tomok Pulau Samosir, menjadi fokus pencarian tim SAR. Empat korban yang masih hilang itu adalah Uji (23), penduduk  Medan, Sandi  (20), penduduk  Hamparan Perak, Deliserdang,  Susiono (30), penduduk Tanjungmorawa, Deliserdang, dan  Ujang (28), penduduk Lubukpakam.(lau)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site