ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / nagan raya

Dikebumikan, Jasad Pria Tewas Usai Minta Nasi

Rabu, 4 September 2013 12:21 WIB
SUKA MAKMUE - Dinas Syariat Islam Kabupaten Nagan Raya bersama jajaran pemerintah dan masyarakat, Senin (2/9) siang sekitar pukul 15.00 WIB, memakamkan jasad seorang pria yang diduga mengalami gangguang jiwa di lokasi pemakaman umum di kawasan Desa Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala.

Prosesi pemakaman pria yang meninggal dunia dalam perawatan medis Puskemas Uteun Pulo, Kecamatan Seunagan Timur, yang terjadi pada Minggu (1/9) lalu ini dipimpin langsung Kadis Syariat Islam Abdul Kadir SE. “Pemakaman jasad pria yang tak dikenal dan diduga tak waras ini dilakukan karena tak ada pihak keluarga yang datang, apalagi warga juga tak mengenal pria ini,” kata Abdul Kadir, kemarin sore.

Dikatakan, pemakaman pria yang sempat disemayamkan selama satu malam di ruang jenazah RSUD Nagan Raya ini guna melaksanakan hukum syariat, dan jenazah ini tak mungkin dibiarkan terlalu lama berada di rumah sakit karena lembaga kesehatan ini belum memiliki sarana penyimpanan jenazah yang memadai. “Pemakaman ini merupakan tanggung jawab pemerintah daerah sesuai undang-undang, apalagi korban yang tewas ini tak dikenali warga,” kata Abdul Kadir.

Seperti diberitakan, seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa, Minggu (1/9) pagi sekitar pukul 09.30 WIB meninggal dunia dalam perawatan medis di Puskesmas Uteuen Pulo, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, setelah sebelumnya pada Sabtu (31/8) lalu ditemukan terjatuh usai meminta nasi pada warga di kawasan Desa Cot Gud, kecamatan setempat.

Keterangan yang dihimpun dari sejumlah warga dan petugas medis menyebutkan, tewasnya pria yang berciri-ciri kulit sawo matang, rambut keriting, serta mengenakan baju kaos hitam dan celana jins pendek ini awalnya ditemukan warga ketika sedang dalam kondisi lemah, sambil meminta makanan kepada warga.

Namun karena kondisi yang sangat buruk, pria ini tiba-tiba terjatuh sehingga terpaksa dibawa ke Puskesmas Uteun Pulo, Kecamatan Seunagan Timur, guna mendapatkan perawatan secara medis. bahkan korban awalnya juga sempat dilarikan ke Bangsal Zaitun di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat guna dilakukan perawatan.

Karena tak jelas identitas dan tak ada keluarga sebagai penanggungjawab, akhirnya pria yang tak diketahui alamatnya ini terpaksa dikembalikan lagi ke Puskesmas Uteun Pulo di Nagan Raya untuk mendapatkan perawatan medis. Namun takdir berkata lain, pria malang ini justru menghembuskan napas terakir dalam perawatan medis.(edi)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site