ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh jaya

Kijang Kapsul Terjun Jurang Geurutee

Sabtu, 20 Juli 2013 11:18 WIB

* Para Penumpang Selamat

 
CALANG - Satu unit mobil jenis Kijang Kapsul BL 776 DB, LGX warna merah tua, Jumat (19/7) sekitar pukul 07.30 WIB terperosok ke jurang Gunung Geurutee lintas Meulaboh-Banda Aceh di km 66 di kawasan Kecamatan Jaya (Lamno), Aceh Jaya, dengan kedalaman sekitar 10 meter. Semua penumpang yang berjumlah 4 orang sempat menyelamatkan diri ketika mobil tersebut tersangkut di pohon kayu di bawah jurang.

Saharuddin (48) warga Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, pemilik mobil sekaligus bertindak sebagai sopir kepada Prohaba, Jumat (19/7) mengatakan, kecelakaan tunggal yang terjadi itu ketika mengelak salah satu mobil dari arah yang berlwanan, sehingga jalan yang tidak ada pagar pengaman itu langsung membuat mobil miliknya terjun ke jurang.

Korban bersama istrinya Ratikah (42) dan dua orang anaknya Nadia (16) dan Rahmat (12) selamat dari ancaman maut. Ketika mobil tersebut tersangkut di batang pohon yang masih kokoh, sehingga mobil tidak sempat terjun ke laut di dasar jurang. “Alhamdulillah, saya bersama anak dan istri saya selamat dari ancaman maut, saat mobil jatuh kami pikir sudah berada dalam laut, tapi Allah masih menyelamatkan kami. Kami berhasil keluar dari dalam mobil tersebut melalui pintu satu persatu dan merrangkak menuju ke atas badan jalan dari bawah jurang gunung Geurutee. Dan rencana saya mau mengantarkan anak saya Nadia ke Pesantren Babun Najah di Banda Aceh, gagal karena kecelakaan,” kata Saharuddin.

Sementara Ipen Ld, anggota Pemuda Lamno Daya (PLD), Aceh Jaya ketika berda di lokasi kepada Prohaba, mengatakan, kawasan km 66 lokasi jatuhnya mobil milik Saharuddin memang sangat rawan kecelakaan. Sebab pada sisi jalan tersebut tidak dibuat pagar pengaman, sehingga sangat memudahkan mobil terjebak ke dalam jurang pada jalan yang sedikit berbelok itu. Sedangkan mobil milik Saharuddin sekitar pukul 15.20 WIB berhasil ditarik dari jurang ke atas badan jalan dengan mengunakan mobil khusus dari Banda Aceh.

“Kita berharap kepada pemerintah untuk segera membangunan pagar pengaman di sisi badan jalan untuk menghindari terjadinya kecelakaan berikutnya. Dan kondisi jurang tersebut sangat mengerikan ke bawah sana, sehingg memerlukan perhatian serius dari pemerintah Aceh dan Aceh Jaya,” harap Ipen Ld.(c45)

Editor : hasyim
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site