ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Penyidik Polda Sumut Dituduh Setrum Tersangka

Selasa, 25 Juni 2013 15:39 WIB
MEDAN - Penyidik Ditresnarkoba Polda Sumut dituding menganiaya tersangka kepemilikan narkoba dengan cara sadis. Selain dipukuli dan disundut api rokok, dugaan penyiksaan itu juga dilakukan dengan menyetrum tersangka.

Padahal, Renaldo Sihombing (32), tersangka yang “disiksa” itu sudah terluka tembakan di betis kiri. Pihak keluarga yang tak terima dengan kebrutalan itu kemudian berkoordinasi dengan LBH Medan untuk menempuh jalur hukum.

“Kami ini orang kampung. Tak ngerti hukum. Orang-orang banyak menyuruh ke LBH, makanya kemari,” kata ibu kandung Renaldo, Sumarni Sidabutar di Kantor LBH Medan, Senin (24/6).

Sumarni sangat mengecam tindakan oknum penyidik itu, karena tuduhan kepemilikan narkoba saja belum terbukti. Awal malapetaka itu diungkapnya terjadi saat empat anggota Ditresnarkoba Polda Sumut menggerebek pemukiman mereka di Jalan Rela, Pematangsiantar, Senin (17/6) malam lalu. Sumarni yang tengah menonton televisi di rumah dikejutkan teriakan dan disusul suara tembakan.

“Ramai yang menjerit bilang polisi. Terus banyak suara tembakan. Ngeri kali malam itu,” katanya.

Ia memastikan ketika itu Renaldo sedang duduk di teras rumah. Makanya ia sangat terkejut ketika anaknya ditangkap dalam kondisi kaki tertembak. Malam itu juga Renaldo yang mengidap hemofilia diboyong ke Medan.

Belakangan Sumarni dihubungi polisi yang mengatakan Renaldo dirawat di RS Bhayangkara membutuhkan obat khusus untuk penyakitnya itu.

“Di situlah anak kami ini cerita. Dia ditunjangi, disundut rokok, sama disetrum,” ujarnya.

Berdasarkan koordinasi dengan LBH Medan, disepakati kasus itu akan diteruskan ke Komnas HAM. Dalam waktu dekat, LBH Medan juga akan menemui Kapolda Sumut untuk membahas tindakan oknum brutal itu.

“Yang jelas kami ingin secepatnya memberitahukan polisi kalau tersangka sudah memiliki kuasa hukum sendiri. Selanjutnya kami akan mengakomodir keinginan klien kami,” kata Kepala Divisi Buruh, Perempuan dan Anak LBH Medan, Yurika.

Belum ada pernyataan apapun dari Polda Sumut mengenai tudingan yang menyudutkan kinerja mereka. Direktur Resnarkoba Polda Sumut Kombes Toga Panjaitan ketika dikonfirmasi belum bersedia menjawab.(mad)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site