ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Bocah Korban Penganiayaan Bibi Meninggal Dunia

Senin, 27 Mei 2013 13:00 WIB
MEDAN - Bocah korban penganiayaan bibinya sendiri, Helena Giawa akhirnya meninggal dunia, Minggu pagi (26/5). Ketua Masyarakat Nias Indonesia Sumut Turunan Gulo yang telah melayat ke RS Dr Boloni mengatakan, Helene telah berkali-kali pindah rumah sakit sebelum akhirnya dirawat di panti asuhan karena dianggap sudah baikan.

“Namun, menurut suster yang merawatnya, semalam tiba-tiba dia demam sehingga dibawa kembali ke Rumah Sakit Boloni. Sekitar pukul 8 pagi, akhirnya tidak terselamatkan,” katanya via ponsel.

Saat ini, jenazah disemayamkan di RS Boloni dan rencananya Senin (27/5), akan dimakamkan di Perkuburan Umum Jalan Iskandar Muda, Medan Petisah. “Ya, kita kerja barenglah. Karena pihak RS Boloni juga sudah anggap anak ke Helena,” kata Gulo.

Helena dibawa dalam keadaan kritis pada Sabtu (2/2) dinihari lalu, oleh perwakilan sebuah perusahaan perkebunan swasta di Padanglawas, PT ANJ Agri, setelah mendapat pertolongan awal di RSUD Rantauprapat.

Ayah Helena, A Giawa menitipkan anak malang itu ke rumah pamannya, Roy Giawa, sementara ibunya menikah lagi. Diduga istri Roy Giawa berinisial MI, tidak menyukai kehadiran Helena, dan terdorong untuk melakukan penganiayaan. Sebelum ditemukan di rumahnya dalam keadaan pingsan, Helena terdengar menjerit dan menangis.

Helena dibawa ke rumah sakit dalam keadaan koma. Ada luka di sekujur tubuh, termasuk luka bakar di sekitar vagina yang diduga bekas sundutan rokok. Sementara MI yang diduga melakukan penganiayaan sempat melarikan diri dan akhirnya ditangkap polisi.(tribun-medan.com)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site