ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / lhokseumawe

Penadah Sepmor Curian Ditangkap

Kamis, 16 Mei 2013 12:22 WIB
* Diburu Setengah Tahun

LHOKSEUMAWE – Saiful Bahri (25) asal Nisam, Aceh Utara, yang telah diburon selama setengah tahun, Senin (13/5) sekitar pukul 14.00 Wib, ditangkap polisi di Kota Tengah, Kutacane, Aceh Tenggara. Pemuda itu menjadi tersangka penadah sepeda motor (sepmor) curian.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso, melalui Kasat Reskrim AKP Supriadi MH menyebutkan, perkara yang melibatkan Saiful Bahri sudah terungkap pada akhir 2012 lalu. Polisi kala itu berhasil menangkap dua pelaku serta barang bukti dua unit sepmor curian. “Dari keterangan pelaku yang saat ini perkara sudah ke pengadilan, terungkaplah jika Saiful Bahri selaku penadah hasil curian para pelaku yang kini sudah dimejahijaukan,” jelasnya.

Dari keterangan itu, hamba hukum langsung melacak keberadaan Saiful Bahri. Saat itu, Saiful Bahri pun telah menghilang dari Nisam. “Setelah kita masukkan DPO lebih setengah tahun, baru diketahui kalau dia berada di Kutacane, hingga langsung kita arahkan personil kita untuk menangkapnya,” urai Kasat Reskrim.

Saiful bahri, pada Prohaha mengakui kalau dia tidak pernah ikut mencuri sepmor. Namun dia hanya menerima sepmor hasil curian. Diakui olehnya, ada 10 seppmor hasil curian yang diserahkan kepadanya untuk selanjutnya dijual kembali. Jenis sepmor hasil curian yang berhasil dijualnya, empat jenis Mio, dua jenis Vixion, satu Satria F, dua Jupiter Z,  dan Jupiter MX. “Hasil curian terjual dengan harga Rp 2juta-4 juta,” jelasnya.

Anak muda itu mengaku spooring ke Kutacane dan bekerja di sebuah toko kelontong, untuk menghilangkan jejak dari polisi. “Saat itu saya tahu kalau hendak ditangkap, makanya lari dari Nisam,” jelas Saiful Bahri.(bah)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site