ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh timur

Keudee Seuneubok Teungoh Terbakar

Jumat, 19 April 2013 10:16 WIB
IDI - Dua unit rumah kedai (keudee) di Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Peureulak Timur Aceh Timur, Kamis (18/4) sekitar pukul 00.20 WIB, musnah dilalap sijago merah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Buyung, petugas Pemadam Kebakaran Post Peureulak, kepada Prohaba menjelaskan, dua unit kedai yang terbakar itu masing-masing milik Badriah (50) serta Ismail,. Kedua keudee itu menjual kopi dan usaha kelontong.

“Saat itu mereka sudah tertidur dan mereka dikejutkan dengan adanya suhu panas, sedangkan penyebab datangnya api juga belum diketahui datangnya dari kedai mana,” ujarnya.

Menurutnya, usai melihat dan mendapati dua kedai tersebut dilalap sijago merah, sang pemilik segera berteriak minta tolong, sehingga sejumlah masyarakat saat itu segera memberi bantuan dengan menyiramkan air seadanya, sedangkan saat kejadian,  dua unit sepeda motor milik Badriah dan Ismail juga dilalap api. Di lain sisi, Badriah juga sempat mengalami luka bakar ringan saat hendak menyelamatkan diri

Selang beberapa saat kemudian, dua unit pemadam kebakaran dari Post Peureulak tiba dilokasi, sedangkan tiga unit lainnya juga segera didatangkan dari post Birem Bayeun maupun Ranto Peureulak untuk memadamkan api, sehingga api tidak merambat pada bangunan kedai yang lain.

“ Jika pemadam datang sedikit terlambat, mungkin api sudah merambat pada kedai yang lain, mengingat kedai di sekitar lokasi berkonstruksi kayu,” tambahnya.

Untuk sementara waktu, kedua korban yang kedainya terbakar tersebut tinggal pada tempat famili. Sedangkan  bantuan dari  pemerintah kabupaten saat berita ini dikirim juga belum diterima. “Yang ada hanya bantuan swadaya dari masyarakat sekitar, dari Pemerintah Kabupaten belum ada,” ungkap seorang warga.

Sementara itu, Camat Peureulak Timur, Abduk Muthallib, yang dihubungi via telepon selularnya mengatakan, perihal musibah tersebut akan segera dilaporkan pada pemerinta kabupaten, sedangkan dugaan sementara api berasal dari konsleting istrik.(na)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site