ProHaba.co Mobile
home / nanggroe

Penjarah Kios Ternyata Anak-anak

Jumat, 15 Maret 2013 02:55 WIB
BANDA ACEH - Penjarah sejumlah kios di sisi ‘lintasan’ area balapan liar (bali) di Jalan Mr Muhammad Hasan, Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, ternyata puluhan anak-anak di bawah umur. Mereka pernah diamankan polisi dibantu warga sekitar. Setelah dibina agar tidak mengulangi perbuatannya, mereka dilepaskan kembali.

“Mereka juga menandatangani perjanjian di atas surat pernyataan yang diketahui muspika, perangkat gampong serta orang tua anak,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Moffan MK, kepada Prohaba, Kamis (14/3).

Kapolsek Darul Imarah, Iptu Machfud, menjelaskan kesempatan menjadikan anak-anak tersebut lebih baik ke depan masih dapat dilakukan. Karena itu, Kapolsek Darul Imarah mengharapkan peran serta orang tua lebih ditingkatkan membina dan mengawasi anak-anaknya.

“Pencegahan dini perlu dilakukan ekstra oleh orang tua, sebelum terlambat. Memang saat ini anak-anak baru tertangkap melakukan tindak pencurian ringan. Tapi, jika mereka tetap dibiarkan begitu, tanpa pembinaan dan pengawasan orang tua dan lingkungannya, kemungkinan mereka melakukan kejahatan lebih besar,” pungkas Machfud.

Ia menjelaskan, para anak-anak yang terlibat penjarahan kios warga dan sempat ‘bermalam’ 1x24 jam di Mapolsek Darul Imarah itu sebelumnya juga melakukan aksi balapan liar. “Aksi balapan liar saja sudah cukup menimbulkan keresahan bagi warga. Apalagi sampai ada di antara mereka yang mulai terpikir melakukan tindak kejahatan seperti menjarah kios-kios. Ini akan sangat berbahaya bagi perkembangan anak-anak bila tidak mendapat pengawasan dan pembinaan ekstra dari orang tua dan lingkungannya,” papar Machfud.

Dari puluhan surat pernyataan anak-anak yang pernah diamankan di Polsek Darul Imarah karena terlibat aksi penjarahan itu, berasal dari sejumlah kecamatan di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Untuk mencegah aksi kebut-kebutan di kawasan itu, pihaknya akan terus mengintesifkan razia di lokasi balapan liar tersebut yang turut dibantu tiga polsek: Luengbata, Banda Raya, dan Darul Kamal. “Untuk mencegah tindakan kriminalitas personel Darul Imarah akan meningkatkan patroli,” sebut Machfud.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi balapan liar yang berlangsung di Jalan Mr Muhammad Hasan, Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, sudah mengarah kepada gaya genk motor, hingga mulai memunculkan keresahan. Salah satu bukti adalah tindakan penjarahan yang dilakukan pada beberapa kios milik pedagang di sisi ‘lintasan’ balapan.(mir)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site