ProHaba.co Mobile
home / nanggroe

Polisi Tangkap Pemilik 50 Kg Ganja

Jumat, 8 Maret 2013 22:15 WIB

* Dibawa Menggunakan Sepmor
* Lima Penyabu Ditangkap
* Pencuri Sepmor Diringkus


BANDA ACEH - Personel Satuan Narkoba Polres Aceh Besar menangkap Irfan (29), pemilik 50 kilogram ganja yang baru dibeli dari kawasan Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Kamis (7/3) malam.

Irfan yang ditangkap sekira pukul 22.00 WIB, itu tergolong nekat. Pasalnya 50 kilogram ganja yang akan dijual dan diselundupkan ke Kabupaten Bireuen itu dibawanya menggunakan sepeda motor Satria F miliknya.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Djadjuli SIK MSi, kepada Prohaba, Jumat (8/3) sore, mengungkapkan, penangkapan Irfan--yang diyakini sebagai ‘pemain’ itu--dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Aceh Besar, Iptu Andi Cakra bersama sejumlah anggotanya.

“Pelaku ditangkap di Gampong Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem. Nama Irfan cukup dikenal, karena sering meloloskan barang haram itu untuk dijual ke kabupaten lain, seperti Bireuen, dan beberapa daerah lain bahkan sampai ke Medan.

Menurut pengakuan tersangka, bila sampai di Bireuen ia mampu jual Rp 400 ribu/kg dan di Medan Rp 1 juta/kilonya,” kata AKBP Djadjuli.

Kasubbag Humas Polres, Iptu Zulkifli Daud, menambahkan, sejauh ini pihak Satuan Narkoba Polres Aceh Besar masih melakukan pengembangan terkait dari siapa ganja itu dibeli, sampai kepada calon pembeli bila barang haram tersebut tiba di Bireuen.

“Irfan mengaku sudah dua tahun berbisnis ganja dan baru kemarin kena batunya. Penangkapan pelaku juga tidak lepas dari informasi masyarakat,” pungkas Zulkifli.

 Pengguna sabu
Penangkapan sebelumnya, yakni sekira pukul 21.30 WIB terkait penggunaan psikotropika jenis sabu juga dilakukan Personel Satuan Narkoba Polres Aceh Besar. Lima pelaku berhasil diamankan pihaknya. Dan saat ini, pungkas Zulkifli, sedang dilakukan pemeriksaan terhadap para tersangka.

“Para pelaku ditangkap di Gampong Lampuuk Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Untuk identitas pelaku, yakni Musliadi (30) warga Kecamatan Lhoknga, Ruli Rizaluddin (34) warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Lalu Amru, asal Lhokseumawe dan berstatus PNS serta Hasabalah Aceh Selatan dan Johansyah dari Pantolabu,” ujar Zulkifli.

Barang Bukti (BB) yang disita dari kelima pelaku rinci Kasubbag Humas Polres Aceh Besar itu, di antaranya 1 buah alat hisap bong beserta kaca pirex yang berisikan kerak sabu, 10 butir tablet merah yang diyakini ekstasi dibungkus plastik bening. “Kini tersangka dan

barang bukti telah diamankan di Polres Aceh Besar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” papar Zulkifli.

 Pencuri Sepmor
Zulkifli juga menambahkan, personel Polsek Indrapuri dibantu Satuan Reskrim Polres Aceh Besar, belum lama ini berhasil menangkap Suprayotno (20) anak jalanan asal Bakaran Batu, Aceh Tengah.

“Dari pengakuannya, selama beraksi dia telah mencuri dan membawa kabur sebanyak 20 unit sepeda motor dan telah dibawa ke sejumlah daerah dan dijual kepada sejumlah penadah. Dari tangan tersangka disita sebuah sepeda motor Grand,” sebut Zulkifli.(mir)

Editor : hasyim
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site