ProHaba.co Mobile
home / nanggroe

Pancuri Kuras Toko Kelontong

Rabu, 27 Februari 2013 01:01 WIB
* Maling Satroni Rumah Makan

LHOKSUKON – Komplotan pancuri (pencuri-red) membobol Toko Kelontong Jasa Aduen di Jalan Tgk Chik Ditiro, Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Selasa (26/2) sekitar pukul 04.00 WIB dinihari. Akibatnya, delapan sak gula dan rokok berbagai merk digondol tamu tak diundang itu, dengan taksiran keriguan mencapai Rp 35 juta. “Saya terkejut ketika melihat gembok toko sudah rusak. Saya datang ke toko pukul 07.30 WIB. Saya lihat pintu depan sudah terbuka, dan listrik padam. Sebelumnya, pintu sudah saya kunci dan lampu saya nyalakan,” sebut penjaga toko, M Nasir (30), kemarin.

M Nasir menduga pelaku lebih dari satu orang dan menggunakan mobil. Selain itu, sambung M Nasir, menurut keterangan tetangga, sekitar pukul 03.00 WIB, suasana di sekitar toko terlihat normal dan tidak ada orang-orang yang mencurigakan. “Kalau tidak bawa mobil, bagaimana mereka mengangkut delapan karung gula. Kami minta, polisi bisa menangkap pelakunya,” harap M Nasir.

Sementara, Kapolres Aceh Utara AKBP Farid BE melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, Iptu Mukhtar menyebutkan, pihaknya sedang menyelidiki kasus itu. “Bahkan personel kita sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Identitas pelaku belum kita ketahui dan kami terus berupaya mengungkap kasus ini,” pungkas Iptu Mukhtar.

Dari Bireuen dilaporkan, rumah makan ‘selera’ milik H Muhammad Ali (52) di Keude Jeunieb, Bireuen, Selasa (26/2) dini hari, disatroni maling. Akibatnya uang sebanyak Rp 2 juta dan 12 mayam emas lenyap digondol maling.

Informasi yang dihimpun kemarin menyebutkan, seperti biasanya rumah makan tersebut ditutup sekitar pukul 23.00 WIB. Beberapa karyawan warung menginap di warung. Mereka tidak curiga apa-apa malam itu. “Kami baru tahu maling masuk ke warung saat karyawan saya bangun shalat subuh, mereka terkejut ketika melihat uang Rp 2 juta dan emas beberapa jenis seberat 12 mayan yang disimpan di laci lemari telah hilang,” kata H M Ali.

Mengetahui uang dan emas hilang, karyawan warung tersebut memberitahukan kepada H M Ali. “Saya sangat terkejut mendapat laporan emas dan uang hilang,” ujar H Ali.

Ia mengatakan, kasus pencurian tersebut telah dilaporkan kepada anggota Polsek Jeunieb. H M Ali mengharapkan agar kasus pencurian yang menimpa dirinya dapat segera terungkap, guna mencegah korban lainnya.

Kapolsek Jeunieb, Iptu PM Kataren melalui Kanit reserse dan kriminal Brigadir Apriadi, membenarkan korban pencurian itu telah melapor kepada pihaknya. “Kasus pencurian tersebut sudah kami tangani dan saat ini masih dalam pengembangan,” terangnya.(c46/c38)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site