ProHaba.co Mobile
home / nanggroe

Oknum Guru SMK Diduga Cabuli Muridnya

Rabu, 20 Februari 2013 20:01 WIB
* Korbannya Banyak
* Modus Gunakan Mistik


SINGKIL - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Singkil Utara, Selasa (19/2) malam, menangkap ZD. Oknum guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Aceh Singkil itu diamankan lantaran diduga mencabuli beberapa muridnya. Kuat dugaan, saat melakukan perbuatan itu, ZD menggunakan mistis untuk menodai muridnya.

Sudah banyak yang korban cekgu itu. Hingga kemarin, disebut-sebut ada tujuh korban tindakan asusila tersebut. Versi lain menyebutkan telah 10 siswi dicabuli si cekgu.

Praktik itu telah dilakukan ZD selama bertahun-tahun. Di antara korbannya, ada yang sebatas pelecehan seksual. Bahkan, ada juga yang sudah digagahi.

Kabar beredar, ZD kerap menggunakan mistis untuk menggauli korbannya.  Mulanya, dia terlebih dahulu membuat calon korban kesurupan. Setelah itu, diobatinya.

Nah, saat itulah, ZD melancarkan aksi bejatnya. Pada siswi yang menjadi korbannya diminta melayani nafsu syahwatnya. Bila menolak, diancam dimasukan setan lagi. Ancaman serupa disampaikan bila korban berani mengadu.

Informasi lain yang diterima Prohaba, tubuh korban digerayangi dalam kondisi lemas begitu siuman dari kesurupan. Dugaan menggunakan ilmu hitam untuk memperdaya korbannya itu diutarakan juga oleh Arfan, Kepala Desa Gosong Telaga Barat--tempat SMK itu berada. Saat dia dan warganya masuk ke rumah ZD di perumahan dinas guru sekolah tersebut, Arfan menemukan semacam jimat berupa keris bertulisan arab. Selain itu, warga setempat juga menemukan rumput putri malu dibungkus kertas putih.

“Dalam kertas itu berisi tulisan nama Kepala Dinas Pendidikan Aceh Singkil, Yusfit Helmy, dan Kepala SMK Muziburahman,” kata Arfan. Selain itu, imbuh Arfan, di rumah ZD juga ditemukan daftar nama siswa yang diduga sebagai calon korban. Kemudian, Arfan meminta pihak sekolah, melibatkan masyarakat sekitar melakukan pengawasan.

“Jangan tertutup ini memang aib. Tapi kalau tidak dibuka korban bisa bertambah banyak. Tolong libatkan masyarakat sekitar, agar sama-sama bisa melakukan pengawasan,” kata Arfan.

Kemarin, belasan penduduk mencari benda mistik yang disimpan ZD. Setelah mencari seisi halaman sekolah, warga menemukan benda berisi jampi-jampi berhuruf arab, yang ditanam di sejumlah titik di kompleks SMK itu.

Proses pencarian itu dilakukan warga bersama guru serta bantuan orang pintar. Warga menumukan benda-benda yang dicurigai. Benda dimaksud berupa kertas berisi tulisan arab serta kain kafan terkubur di tanah. Benda mistik itu disebut-sebut menjadi penyebab siswa acap kesurupan.

Warga setempat menyebutkan, dalam istilah mistis, jimat yang ditanam tersebut disebut pemagar. Jimat-jimat ini berfungsi agar korban serta pihak-pihak yang menaruh curiga terhadap polah ZD, tidak berani buka mulut. “Banyak jimatnya yang ditanam di SMK ditemukan,” kata Zaka, warga setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Singkil, Yusfit Helmy, menyatakan pada Senin (18/2), Kepala SMK melapor ke pihaknya tentang dugaan pencabulan itu. Kemudian, pihaknya ditindaklanjuti laporan itu pada Selasa (19/2), dengan mengonfirmasi ZD . Tapi, ZD tidak mau mengaku. Bahkan, dia telah bersumpah dan membuat pernyataan bermaterai.

“Karena pelaku tak mengaku, kami menyerahkan proses selanjutnya ke Badan Kepegawaian dan Inspektorat. Selasa (19/2) malam, saya ditelepon Kepala SMK. Katanya, guru itu telah ditangkap polisi. Langkah selanjutnya, kami menunggu proses hukum,” jelasnya.

Untuk mencegah hal tidak diinginkan, ZD ditahan di sel Mapolres Aceh Singkil, di Kampung Baru.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Bambang Syafrianto, mengatakan ZD sudah diamankan. “Kami masih melakukan proses penyelidikan,” kata Bambang, yang mengaku dalam perjalanan ke Banda Aceh.

Bambang mengimbau orang tua dan siswi yang merasa menjadi korban, segera melapor ke polisi. Tujuannya, demi menyelamatkan dan melindungi korban berikutnya.

Bambang menyesalkan sikap pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Aceh Singkil, yang telah mengetahui peristiwa itu lebih dulu tapi tidak segera melapor ke polisi.

“Kalau segera melapor, bisa mencegah korban berikutnya. Ini kejadianya sudah berlangsung lama. Saya juga minta korban jangan dikeluarkan dari sekolah,” ujar Bambang yang saat malam penangkapan langsung turun ke lokasi.(c39)

Bunga Setahun Jadi Pemuas Nafsu Guru ZD

SINGKIL - Pasca-ZD ditangkap polisi, satu per satu perbuatan kejinya terungkap ke publik. Bunga--sebut saja namanya, salah satu korban yang telah setahun dipaksa melayani nafsu sang guru yang telah menikah dan dikaruniai seorang anak itu.

Sejauh ini, warga belum mengetahi di mana ZD melakukan aksi bejatnya. Apalagi, ZD dikenal sangat tertutup. “Ada yang digagahi ZD dari kelas satu. Sekarang sudah kelas dua,” kata seorang warga setempat.

Bunga tidak mau menceritakan peristiwa yang dialaminya lantaran mendapat ancaman pelaku. Warga juga menyebutkan, Bunga, guru, dan beberapa pihak yang menaruh curiga terhadap ZD, enggan buka mulut. Kondisi itu disebut-sebut akibat terpengaruh ilmu mistik yang dimiliki ZD.

“Sekarang aja setelah ditangkap polisi, baru pada berani bercerita,” ujar Arfan, Kepala Desa Gosong Telaga Barat.(c39)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site