ProHaba.co Mobile
home / nusantara

Nenek dan Dua Cucu Disekap Perampok Bersenpi

Selasa, 29 Januari 2013 20:22 WIB
MEDAN - Tiga penghuni rumah terdiri dari nenek dan dua cucu disekap kawanan perampok yang menyatroni rumah mereka di Jalan Polonia, Gang Jambore, Medan Polonia, Senin (28/1) malam. Pelaku yang menyamar sebagai kurir pengiriman barang dilaporkan membawa kabur uang tunai Rp 1,5 juta, dan berbagai perhiasan.

Pemilik rumah, Nurbiah (65) mengaku disekap bersama dua cucunya, Bela Armelia (16) dan Amanda Oktavia (12). Ketiganya sama sekali tak berani memberikan perlawanan karena ditodong senjata tajam dan pistol. “Kalau gak salah hitung, pelakunya enam orang. Mereka naik (mobil) Kijang,” kata Nurbiah.

Nurbiah mengatakan awalnya hanya dua pelaku yang menghampiri rumahnya mengaku sebagai kurir pengiriman barang sekira pukul 21.00 WIB. Merasa tak pernah berurusan dengan pengiriman seperti itu, Nurbiah menolak dan mengusir halus kedua kurir gadungan itu.

“Pintu gerbang masih terkunci. Tapi pas saya suruh pergi, mereka memanjat dan langsung menodong saya,” ucapnya.

Selanjutnya satu persatu pelaku merangsek ke rumah korban dan melumpuhkan tiga penghuni rumah. Setelah memeriksa seluruh sudut ruangan, pelaku diyakini membawa kabur uang tunai Rp 1,5 juta, dan sejumlah perhiasan cincin, kalung, dan gelang.

Diduga besaran jumlah rampasan itu belum memenuhi target, kawanan pelaku melebarkan aksinya ke rumah tetangga korban. Kebetulan penghuni rumah yang masih dimiliki Nurbiah itu pergi, sehingga pelaku dengan leluasa melancarkan aksinya. “Saya tahunya tengah malam, pas pulang kok sudah kacau kondisinya,” kata Tugiman yang mengontrak rumah Nurbiah.

Beruntung kata Tugiman pelaku hanya membawa kabur surat tanah, sedangkan benda yang lebih berharga masih utuh. Meski begitu, ia tetap melaporkan kasus itu kepolisi. “Kerugian tidak besar, tapi tetap saja kenyamanan kami terusik,” ujar pria yang menjabat sekretaris di sebuah ormas ini.

Kapolsek Medan Baru Kompol JC Simanjuntak belum terlalu mau merinci hasil penyelidikan kasus itu. Ia hanya menyebutkan sudah menyita dua kotak yang digunakan pelaku sebagai alat penyamaran kurir.

“Masih akan dilakukan olah TKP lagi. Karena ini dua rumah yang dikerjai,” kata Simanjuntak singkat.(mad)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site