ProHaba.co Mobile
home / nanggroe

Penarik Ojek Tewas Tergatung di Meunasah Tua

Minggu, 11 November 2012 18:13 WIB
SIGLI - Tak diketahui sebabnya, Tarmizi (41) nekad menghabisi nyawanya sendiri. Minggu (11/11), sekira pukul 07.30 WIB, warga Baroh Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, itu ditemukan tewas tergantung di salah satu kayu bangunan menasah tua di gampong tersebut. Leher terjerat tali nilon hitam.

Polisi menduga, Tarmizi bunuh diri. “Hingga kini, kami masih menyelidiki kematian korban yang tergantung itu,” kata Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Raja Gunawan kepada Prohaba, Minggu (11/11).

Jasad Tarmizi pertama kali ditemukan oleh Ikbal (17) dan Musliadi (23) warga sama. Saat itu, kedua pemuda ini melihat ayah tiga anak itu tergantung dengan tali nilon di kayu bangunan bekas meunasah di gampong tersebut.

Kala itu, Ikbal dan Musliadi keluar dari WC di dekat meunasah tersebut. Dari jarak dekat, ia melihat sesosok manusia tergantung dengan tali. Saat didekati, ternyata Tarmizi dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Kemudian, Ikbal dan Musliadi melaporkan temuan jasad Tarmizi kepada keuchik, dan diteruskan kepada Polsek Padang Tiji.

Kata saksi mata, saat ditemukan, leher Tarmizi terjerat dengan tali nilon. Sementara kaki menyentuh lantai, mengeluarkan air seni, lidah tidak menjulur, mulut tidak mengeluarkan busa, dan bola mata bagian putih tidak ditemukan bintik-bintik merah.

Hasil visum yang ditangani dr Husna di IGD Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli, Tarmizi meninggal dunia akibat kehabisan oksigen. Lalu, bibir biru, lubang anus sudah turun ke bawah, dan terdapat bekas jeratan di leher. Diperkirakan, korban meninggal satu jam lebih sebelum ditemukan. Namun, di tubuh Tarmizi tidak ditemukan tanda kekerasan. Bahkan, tubuhnya pun masih perpakaian lengkap.(naz)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site