Prohaba.co
Diduga Mencuri, Polisi Tangkap Warga Bireuen
Jumat, 10 Januari 2020 16:25 WIB
BIREUEN - Seorang warga Desa Kuta Baro, Kecamatan Kuala, Bireuen, berinisial MA (30), ditangkap Tim Reskrim Polsek Kota Juang, Bireuen, sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis (9/1/2020).  Pria tersebut ditangkap atas dugaan pencurian.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Kota Juang, AKP Sufli yang didampingi Paur Kasubbag Humas Polres Bireuen, Brigadir Safwan Rizal, kepada Prohaba  mengatakan, sekitar pukul 11.40 WIB, seorang warga Desa Kuta Baro, Kuala, membuat laporan resmi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Jeumpa. 

Korban atas nama Iswandi bin Masnur (30), warga Desa Kuta Baro melaporkan, Kamis pagi seperti biasa ia pergi shalat subuh ke masjid yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumahnya. Seusai shalat Subuh ia kembali pulang ke rumah dan mendapati jendela sudah seperti dicongkel.

Kemudian dia masuk dan  melihat ke dalam kamar sejumlah barang miliknya sudah hilang, diketahui sekitar pukul 06.00 WIB, Kamis (9/1/2020).

Kanit Reskrim Polsek Kota Juang, Bripka Abdul Gafur menambabkan, saat ke luar rumah seperti sudah dipantau dan di rumah ada ibunya tidur di  kamar lain. Setelah diselidiki satu unit Hp dan uang Rp 4.100.000 sudah tidak ada lagi di kamar, lalu korban membuat laporan ke Polsek Kota Juang.

Atas dasar laporan tersebut, Kapolsek Kota Juang meminta personel di bawah Kanit Reskrim untuk mengumpulkan bukti dan bergerak ke rumah korban. Tim ini berangggotakan beberapa personel.  

"Kebetulan di rumah tetangga korban ada CCTV. Dari hasil rekaman tersebut kami berhasil melacak wajah yang diduga pelaku," sebut Kanit Reskrim.

Dugaannya, pelaku telah mengetahui situasi rumah korban, karena dengan leluasa melakukan aksinya di siang hari. Berdasarkan rekaman CCTV tidak lama kemudian, pelaku berhasil dibekuk saat sedang berada di salah satu warung kopi di simpang Desa Cot Uno, Kuala, Bireuen sekitar pukul 12.30 WIB.

Setelah diamankan ke Polsek Kota Juang dan dilakukan pemeriksaan intensif, pelaku mengakui perbuatannya. "Dari keterangannya, pelaku melakukan aksinya diawali mencongkel jendela 

menggunakan paku berukuran 4 cm. Setelah jendela terbuka dan berhasil masuk, pelaku mengaku mengambil uang dan HP, setelah itu langsung melarikan diri," ujar Kanit Reskrim didampingi Paur Humas Brigadir Safwan Rizal.

Dari tangan pelaku, disita barang bukti uang tunai Rp 3.665.000 dan satu Hp Android merek Xiomi warna putih. 

Tersangka pelaku menyebutkan, sebagian uang hasil curian telah dihabiskan untuk membeli rokok dan makan-makan. Untuk mempertangguangjawabkan tindakannya, korban sudah ditahan di sel Polsek Kota Juang dan dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana yang ancaman hukumannya paling lama lima tahun penjara. (yus)


Editor : bakri