Prohaba.co
Diduga Lakukan Pelecehan Seks, Pria Aceh Utara Ditangkap
Jumat, 6 Desember 2019 16:13 WIB

* Tersangka Tetap Membantah

 

LHOKSEUMAWE - Seorang pria asal Aceh Utara berinisial NZ (34) kini ditahan di Mapolres Lhokseumawe atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap tiga orang anak di bawah umur dan seorang wanita dewasa. Namun, NZ kepada awak media membantah melakukan pelecehan seksual. Dia mengaku hanya sempat memegang tangan salah seorang korban. Sedangkan terhadap ketiga korban lainnya, NZ mengaku tidak pernah melakukan tindakan apa pun yang mengarah para perundungan seksual (sex harrasment).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim, AKP Indra T Herlambang dan Kanit PPA, Ipda Lilisma Suryani SH menyebutkan, kasus ini terungkap berawal dari pada awal November 2019 pihaknya mendapat laporan dari seorang ibu rumah tangga di Aceh Utara. Yang dilaporkan adalah dugaan pelecehan seksual terhadap anaknya yang baru 17 tahun juga terhadap dirinya.

Atas dasar laporan itu, polisi mulai melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah korban.

Korban pertama, sebut saja Bunga, berumur 17 tahun. Ia mengaku sudah dua kali dilecehkan tersangka, keduanya terjadi pada tahun 2019 di rumah korban. Pertama kali, tersangka hanya memegang punggung korban. Pada insiden kedua, 27 Oktober 2019, terjadi di kamar korban.

Korban mengaku dipeluk dari arah samping. Selanjutnya korban direbahkan di tempat tidur. "Lalu tersangka menindih dan mencium pipi dan bibir korban. Setelah itu, korban minta tolong sehingga tersangka mengakhiri aksinya. Namun saat hendak pergi, tersangka sempat mencium kembali pipi korban," papar Ipda Lilisma.

Korban kedua, sebut saja namanya Melati (17). Dia mengaku pada tahun 2017 pernah satu kali dilecehkan tersangka di kamar korban. Saat itu korban sedang tidur,  tiba-tiba masuk tersangka dan menindih korban. Namun korban langsung menolak tubuh tersangka. Selanjutnya tersangka pergi.

Untuk korban ketiga sebut saja namanya Mawar (17), mengaku dilecehkan satu kali pada tahun 2019 di rumah korban. Kala itu korban sedang duduk, tiba-tiba datang tersangka dan langsung mencium pipi korban dua kali dari arah belakang. Setelah korban marah, tersangka pun mengakhiri aksinya.

Korban keempat justru seorang wanita dewasa berumur 39. Ia mengaku pada tahun 2018 di rumahnya tiba-tiba tersangka masuk ke rumah korban dan langsung ke dalam kamar. Selanjutnya ia memeluk badan korban dari belakang. Saat korban marah, tersangka langsung keluar. "Namun saat itu, korban keempat tidak membuat laporan karena perbuatan tersebut dinilainya aib bagi dirinya. Namun, ia baru melapor setelah terjadi pada anaknya, yakni korban pertama alias Bunga," ujar Ipda Lilisma.

Setelah memeriksa para saksi korban, maka pada Sabtu (23/11/2019) tersangka pun ditangkap  Tim Resmob Satreskrim Polres Lhokseumawe untuk proses hukum lebih lanjut. "Tersangka kita jerat dengan Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Tersangka terancam cambuk 90 kali atau denda paling banyak 900 gram emas murni atau penjara paling lama 90 bulan," pungkas Ipda Lilisma.

Sementara itu, di hadapan awak media, tersangka membantah telah melakukan semua yang dituduhkan terhadap dirinya. Ia mengaku sempat memegang tangan salah seorang saksi pelapor, yakni gadis yang disamarkan dengan nama Bunga. “Itu pun dilakukan secara spontan,” katanya. Selebihnya, NZ membantah. “Saya tidak pernah melakukan perbuatan tersebut terhadap ketiga korban lainnya,” ujarnya. (bah)


Editor : bakri