Prohaba.co
Perawat, Juru Parkir, dan Sopir Nyabu di RSU Nagan
Rabu, 4 Desember 2019 16:26 WIB

SUKA MAKMUE – Narkoba sudah benar‑benar mewabah di negeri ini. Rumah sakit yang seharusnya steril ternyata telah dijadikan tempat untuk menikmati barang terlarang itu. Kasus terbaru terjadi di RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya.

 

Di rumah sakit ini, polisi menciduk tiga orang tersangka pengguna narkoba jenis sabu yaitu perawat, sopir, dan juru parkir. Ketiganya dipergoki polisi nyabu di ruangan sopir ambulans,  Senin (2/12) siang.

 

Hingga Selasa (3/12), ketiganya masih diamankan di Mapolsek Kuala untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Ketiga tersangka pemakai narkoba tersebut yaitu pria E (35) selaku sopir ambulans, warga Ujong Fatihah, pria S (28) yang berprofesi perawat, warga Blang Teungoh, dan pria F (26) warga Ujong Fatihah sebagai juru parkir.

 

Polisi mengamankan bong, korek api serta beberapa alat bukti lainnya. Menurut informasi, pria E dan pria S merupakan tenaga honorer di RSUD Nagan Raya.

 

 “Kasus penangkapan narkoba dengan TKP di RSUD Nagan Raya masih dalam proses penyelidikan,” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto SIK melalui Kapolsek Kuala, Iptu Zaflaini kepada Prohaba, Selasa kemarin.

 

Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyanto mengatakan, penangkapan tiga orang pengguna narkoba di RSU Nagan Raya terjadi secara tiba‑tiba ketika petugasnya datang ke rumah sakit karena ada keperluan dengan ambulans.

 

Menurut Kapolres Nagan Raya, karena perlu dengan ambulans maka personel mendatangi ruang sopir ambulans di kompleks rumah sakit tersebut.

 

Namun, ketika personel tiba di ruangan tersebut, didapati kegiatan tindak pidana yang dilakukan oleh tiga orang yaitu dugaan penggunaan narkoba jenis sabu.

 

Secepatnya polisi mengamankan ketiga orang tersebut untuk proses penyelidikan lebih lanjut.  Ketiganya ternyata berstatus sopir, perawat, dan juru parkir.

 

“Mereka ternyata sudah mengisap narkoba. Kita hanya menangamankan bong yang mereka gunakan,” kata Kapolres Nagan Raya melalui Kapolsek Kuala, Iptu Zaflaini.

 

Terhadap ketiga orang tersebut, statusnya masih belum ditetapkan karena masih dalam proses penyelidikan serta berkoordinasi dengan pihak kejaksaan. Sebab yang diamankan hanya bong. “Tapi hasil pemeriksan urine mereka positif menggunakan narkoba,” demikian Kapolres Nagan Raya. (riz)


Editor : bakri