Prohaba.co
Warga Peulimbang Tewas, Dieksekusi Pecandu Narkoba
Minggu, 29 September 2019 16:12 WIB
serambinews_bunuh1.jpg
PROHABA/YUSMANDIN IDRIS
Korban penikaman Yusmadi Ismail ditemani istrinya dan Keuchik Azhari di ruang ICCU RSUD dr Fauziah Bireuen.
BIREUEN – Setelah sempat dirawat sejak Jumat (27/9) malam di RSUD Bireuen, akhirnya Yusmadi Ismail (40), warga Desa Cot Geulumpang, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen meninggal dunia, Sabtu (28/9).

Korban meninggal dengan luka serius di bagian perut bahkan merusak salah satu ginjalnya setelah diketapel dan ditikam oleh tersangka berinisial AM (40) yang diduga kecanduan (ketergantungan) narkoba.

Informasi meninggalnya Yusmadi dibenarkan Keuchik Cot Geulumpang, Azhari (43). Menurut Azhari, korban telah menjalani operasi dan satu ginjal telah diangkat karena rusak terkena tikaman.

Korban mengembuskan nafas terakhir sekitar pukul 18.30 WIB di ICCU RSUD Bireuen. Informasi korban meninggal juga dibenarkan Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kapolsek Jeunieb, Iptu  Soeharto.

Ketika dibezuk Prohaba sekitar pukul 14.00 WIB kemarin, korban ditemani istrinya, Dewiyanti (33) dan anggota keluarga yang lain. Sumber-sumber medis menyebutkan kondisi korban masih kritis.

Keuchik Azhari mengatakan, korban merupakan salah seorang warga miskin di desanya. Pasangan Yusmadi-Dewiyanti memiliki lima anak. Pada Jumat (27/9) malam, ketika Yusmadi dalam perjalanan ke rumah seorang warga yang meninggal di kampung itu, tiba-tiba ia diketapel oleh AM, yang tak lain adalah tetangganya sendiri. AM dikenal sebagai pecandu (ketergantungan) narkoba.

Setelah diketapel sebanyak dua kali, korban jatuh. Saat korban terjatuh, tersangka
menghunjamkan pisau dapur yang telah dipersiapkan ke tubuh korban. Korban menjerit dan segera dibantu warga. Sedangkan tersangka melarikan diri yang akhirnya ditangkap di rumahnya oleh peronel gabungan dari Polsek Jeunieb, Pos Polisi Peulimbang, TNI, dan masyarakat setempat.(yus)

Editor : bakri