Prohaba.co
Polisi Bekuk Penjual Ganja di Wisma
Sabtu, 14 September 2019 15:23 WIB
LANGSA - Anggota Polsek Langsa Kota menangkap dua penjual ganja saat mereka sedang tidur-tiduran di Wisma A Langsa. Bersama pemasok ganja antarkabupaten asal Gayo Lues yaitu  DR (47) dan AR (47), polisi juga menyita 11 bal ganja kering siap edar seberat 11 kilogram (kg).

Penangkapan DR dan AR merupakan hasil pengembangan setelah MY (67), pria paruh baya asal Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, ditangkap pada Rabu (11/9/2019) karena mengedar ganja.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, didampingi Kapolsek Langsa, Iptu Ritian Handayani SIK, Jumat (13/9/2019) mengatakan, tersangka DR dan AR ditangkap Rabu (11/9/2019) malam pada Wisma A di kawasan Kota Langsa. Penangkapan tersebut setelah dilakukan penyelidikan (undercover dan surveillance) yang dipimpin Kapolsek Langsa, Iptu Ritian Handayani SIK, bersama anggotanya dan dibantu masyarakat.

Kedua tersangka ditangkap berdasarkan hasil pengembangan kasus penangkapan tersangka MY, beberapa hari sebelumnya dalam kasus yang sama. Kepada petugas, MY mengaku mendapatkan ganja itu dari seseorang berinisial B. Mendapat informasi itu, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa Kota langsung mencari keberadaan DPO dimaksud.

Akhirnya, tambah Kapolsek, pada Selasa (11/9/2019) pukul 21.00 WIB, petugas Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa berhasil mendapat informasi bahwa DPO tersebut sedang berada di Wisma A Langsa. Tanpa buang waktu, malam itu juga Kapolsek Langsa bersama anggota langsung menuju ke penginapan dimaksud.

Sesampai di wisma tersebut, petugas memeriksa dan menggeledah semua kamar yang ada di tempat itu. Hasilnya, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa Kota mendapati tiga tersangka sedang tidur-tiduran dalam salah satu di kamar wisma tersebut. Namun, satu tersangka berhasil melarikan diri. Sehingga, hanya dua tersangka yaitu DR dan AR yang ditangkap.

"Saat petugas kita memeriksa kolong tempat tidur dalam kamar wisma tempat tersangka menginap, ditemukan 11 bal (11 kg) ganja kering siap edar," ujarnya. Kepada petugas, tambah Kapolres, kedu tersangka mengaku membeli barang haram itu dari seseorang berinisial A dengan harga Rp 350.000/bal (1 kg).

Dijelaskan, kedua tersangka membawa ganja dari Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Luwes ke Langsa menggunakan dua sepeda motor (sepmor). Seorang tersangka mengangkut dua 2 keranjang yang berisikan 21 dua bal ganja kering dengan sepmornya. Untuk mengelabui petugas, mereka menutup ganja dalam keranjang itu dengan batang serai. Sementara satu tersangka lainnya bertugas sebagai pemantau jalan di depan.

Setibanya di Langsa, tersangka singgah dan menginap di Wisma A. "Kedua tersangka menjual ganja Rp 850 ribu per bal. Dari 21 bal yang mereka bawa, 10 bal di antaranya sudah diambil tersangka berinisial R yang kini dimasukkkan dalam daftar pencarian orang atau DPO," sebut AKBP Andy Hermawan SIK MSc.

Kapolres menambahkan, tersangka AR mengaku sudah 15 kali berhasil menjual ganja ke Kota Langsa yang dibawanya dengan sepmor dari Blangkereren, melalui jalan pintas Peunaron, Aceh Timur. Selain 11 bal ganja, polisi juga menyita dua sepmor milik tersangka yaitu Honda Beat warna putih BL 3022 BD dan Supra X warna hitam merah BL 3675 GR, tiga handphone (Hp), dan dua keranjang.

Akibat perbuatannya, sebut AKBP Andy, para tersangka dijerat melanggar Pasal 114 Subs Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (zb)

Editor : bakri