Prohaba.co
Polisi Tangkap Lima Tersangka Judi Online
Jumat, 13 September 2019 15:43 WIB
LANGSA - Anggota Satreskrim Polres Langsa bersama personel Polsek Langsa kota, Selasa (10/9/2019) menggerebek empat warung internet (warnet) di kawasan Kota Langsa. Hasilnya, petugas meringkus lima tersangka judi online (sibobet) dan menyita barang bukti (BB) berupa tiga komputer, 33 lembar ID judi online, dan uang tunai Rp 9.078.000.

Dua dari lima tersangka merupakan operator warnet sekaligus penjual ID sbobet. Mereka adalah 

FA (31) warga Gampong Meutia, Kecamatan Langsa Kota, dan AL (35) warga Gampong Sungai Pauh Induk, Kecamata Langsa Barat. Sedangkan tiga tersangka yang merupakan pemain judi online masing-masing SU (30) warga Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, JU (29) mahasiswa asal Gampong Sungai Pauh Firdaus, Kecamatan Langsa Barat, dan IB (22), mahasiswa asal Desa Ulee Glee, Kecamatan Idi Timur, Aceh Timur.

Tersangka dijerat dengan Pasal 18 dan Pasal 20 Qanun Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum jinayat, dengan ancaman hukuman 12 kali cambuk, 30 kali cambuk, hingga 45 kali cambuk.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Arief Sukma Wibowo SIK, Kamis (12/9/2019) mengatakan, pengungkapan kasus judi online itu dilakukan pada empat warnet terpisah dalam wilayah Kota Langsa.

Penggerebekan pertama, sebutnya, dilakukan pukul 19.00 WIB terhadap Warnet Gladynet di Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro. Di warnet ini, petugas meringkus tersangka SU selaku operator dan seorang tersangka judi online, JU, serta disita BB berupa satu lembar ID judi online, uang Rp 790.000, dan dua unit komputer.

Pada jam yang sama, lanjut Kapolres, Tim Opsnal juga menggerebek warnet tanpa nama yang ada di depan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Langsa, kawasan Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota. Di tempat ini, polisi meringkus tersangka FA serta disita BB berupa 4 lembar ID judi online, uang tunai Rp 3.610.000, satu Hp merk Xiaom, dan satu unit komputer yang dijadikan fasilitas judi online.

Lalu, tambah AKBP Andy Hermawan, pada pukul 19.30 WIB, tim menggerebek Warnet Retronet yang berada di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Hasilnya, petugas meringkus tersangka IB serta menyita satu lembar ID judi online, uang Rp. 2.980.000, satu Hp merek Xiaomi, dan satu komputer.

Terakhir, pada Rabu (11/2019), anggota Reskrim Polsek Langsa menangkap tersangka ALdi Jalan Utama Gampong Sungai Pauh Induk, Kecamatan Langsa Barat. Petugas yang curiga memeriksa tersangka dan ditemukan 27 lembar ID judi online serta uang sebesar Rp 1.698.000 dan satu Hp merek Vivo warna hitam.
Kapolres menjelaskan, modus operasi tersangka yaitu dengan cara menjual ID/chip/saldo Sbobet kepada orang yang mau bermain judi online dengan harga minimal Rp 25.000-Rp 200 ribu per lembar. Untuk sbobet Rp 25 ribu per lembar, mereka mendapat keuntungan Rp 1.000 dan sbobet Rp 200.000 per lembar mendapat keuntungan Rp 200.000. "Pemain sbobet membuka situs judi online di warnet-warnet. Mereka mendapat untung dari hasil main judi online tersebut," ujarnya.

AKBP Andy Hermawan SIK Msc menambahkan, ketiga tersangka yang bermain judi online dinyatakan melanggar Pasal 18 Qanun Nomor 6 Thun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman hukuman cambak 12-30 kali. Sedangkan bagi  tersangka penjual ID sbobet dan penyedia fasilitas dinyatakan melanggar Pasal 20 qanun yang sama dengan ancaman hukuman 45  kali cambuk. “Tersangka juga dapat dijerat dengan Pasal 45 (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2018 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” jelasnya. (zb)

Editor : bakri