Prohaba.co
Pembobol Kaca Mobil di Meulaboh Dibekuk
Selasa, 3 September 2019 16:40 WIB

MEULABOH  - Tim Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh membekuk empat pelaku pembobolan kaca mobil yang terjadi di Meulaboh, Aceh Barat, Jumat (30/8). Keempat pelaku yang berasal dari Sumatera Utara (Sumut) itu ditangkap di Banda Aceh setelah berhasil membawa kabur uang Rp 100 juta milik korban.

 

Informasi yang dihimpun Prohaba, kasus itu berawal ketika Sayuti, pemilik Warung Mie Aponteh di Jalan Manekroo, Meulaboh, menarik uang di sebuah bank setelah shalat Jumat, 30 Agustus 2019. Uang itu rencananya akan membayar sewa tempat usaha.

 

Hingga menjelang magrib, uang Rp 100 juta itu tetap disimpan dalam mobil. Diduga pada saat shalat magrib—ketika warung tutup sementara—saat itulah pelaku beraksi.

 

Ketika tempat usaha dibuka kembali, Sayuti mendapati kaca mobil Avanza miliknya pecah. Saat diperiksa lebih lanjut ternyata uang di dalam mobil sudah lenyap. Kasus itu langsung dilaporkan ke Polres Aceh Barat.

 

Setelah berkoordinasi dengan Polda Aceh, tim Polres Aceh Barat langsung melakukan penyelidikan. Akhrinya pada Sabtu (31/8) sore, tersangka berhasil dibekuk oleh tim Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh di dalam mobil di sebuah losmen di Banda Aceh.

 

Menurut sumber-sumber kepolisian di Aceh Barat, kasus itu masih dikembangkan Polda Aceh. Karena menurut informasi, komplotan asal Sumut itu selain beraksi di Aceh juga di Sumut. “Dalam waktu dekat Polda Aceh akan merilis kasus itu,” kata sumber di Aceh Barat.

 

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu M Isral SIK yang dikonfirmasi, Senin (1/9) mengatakan, tersangka kasus perusak kaca mobil dan membawa kabur uang kini dalam pengusutan Polda Aceh.

 

Kasat Reskrim Polres Aceh Barat menambahkan, tersangka yang tertangkap itu mengakui terlibat pembobolan mobil yang parkir di Warung Mie Amponteh, Jalan Manekroo, Desa Kutapadang, Meulaboh serta satu titik lainnya yang juga Meulaboh, kawasan Seuneubok. “Karena TKP banyak maka prosesnya ditangani Polda Aceh,” kata Kapolres Aceh Barat melalui Kasat Reskrim Iptu M Isral.(riz)


Editor : hasyim