Prohaba.co
Anak ke Medan, Sopir Truk Ditemukan Meninggal
Senin, 26 Agustus 2019 16:09 WIB
ARI_LASTA_IRAWAN.jpg
ARI LASTA IRAWAN, Kapolres Lhokseumawe
LHOKSEUMAWE – Seorang warga Gampong Alue Liem, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe bernama Azhar (46) ditemukan meninggal di dalam rumahnya ketika pria yang berprofesi sebagai sopir truk pupuk itu tinggal sendiri.

Azhar ditemukan meninggal dalam rumahnya, Minggu (25/8) sekitar pukul 09.00 WIB setelah pihak keluarga menghubungi tetangga untuk minta tolong dipastikan ke rumah karena ponselnya yang dihubungi berulang kali tak ada jawaban.

Setelah dipastikan oleh tetangga melalui jendela rumah, ternyata Azhar sudah dalam posisi meninggal yang diperkirakan sudah beberapa hari karena kondisi jenazah sudah mulai melepuh.

Menurut tetangga, sejak beberapa hari terakhir Azhar tinggal sendiri di rumah karena anak perempuannya sedang ke Medan. Azhar disebut-sebut sudah berpisah dengan istrinya, dan sang istri sudah kembali ke Medan. “Sehari-hari Azhar bekerja sebagai sopir truk pupuk,” ujar seorang tetangganya.

                                          Serangan jantung

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kapolsek Blang Mangat, Ipda Fakhrurrazi Ssi menyebutkan, penemuan mayat tersebut diawali kecurigaan keluarga karena nomor hp Azhar yang dihubungi berulangkali tak ada jawaban.

“Keluarga Azhar menelepon seorang  warga Alue Liem yang rumahnya berdekatan dengan kediaman Azhar untuk memastikan,” kata Ipda Fakhrurrazi.

 

Saat warga melihat dari jendela, terlihatlah sosok Azhar tergeletak di lantai ruang tamu dalam kondisi yang dipastikan sudah meninggal karena sudah menebarkan

bau dan hampir melepuh. “Diduga sudah meninggal lima hari,”  kata Kapolsek Blang Mangat.

Didasari hasil olah TKP, dipastikan tidak ada unsur kekerasan. Di mana posisi pintu terkunci dari dalam. Di dekat mayat ditemukan obat-obat dan juga surat berobat dari dokter spesialis penyakit dalam. “Hasil keterangan dari keluarga, korban punya riwayat penyakit jantung,” katanya.

Menurut data kepolisian, Azhar berasal dari Geurugok, Kabupaten Bireuen dan menetap di Alue Liem sejak beberapa bulan lalu. “Atas permintaan keluarga, jenazah Azhar tidak divisum lagi tetapi langsung dibawa pulang ke Geurugok,” demikian Ipda Fakhrurrazi.(bah/nas)

Editor : hasyim