Prohaba.co
Lagi, Maling Bongkar Ban Mobil Pejabat Bireuen
Minggu, 4 Agustus 2019 10:28 WIB
serambinews_curi.jpg
FOTO POLSEK PEUSANGAN
Maling membongkar semua ban dan pelak mobil Kijang pikap pelat merah yang digunakan Said Faisal, pejabat Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Bireuen ketika mobil itu diparkir di samping rumahnya, Dusun Balee Kuneng, Desa Pante Gajah, Peusangan, Bireuen, Jumat (2/8) malam.
BIREUEN - Kasus pencurian ban dan pelak mobil kembali menimpa pejabat Bireuen. Belum lagi kasus sebelumya terungkap, kini giliran
mobil dinas yang digunakan Said Faisal, pejabat Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup yang dibongkar semua ban dan pelaknya.
 
Pembongkaran semua ban, termasuk pelak mobil Kijang pikap dinas BL 8017 Z tersebut diduga terjadi Sabtu (3/8) menjelang subuh ketika mobil diparkir di samping rumahnya di Dusun Bale Kuneng, Desa Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Bireuen.
 
Kasus pembongkaran semua ban mobil itu diketahui oleh Said Faisal pada pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB ketika dia ke luar rumah untuk mengantar anaknya sekolah.
 
“Korban sangat kaget melihat mobil tidak lagi memiliki ban dan posisi mobil sudah menggantung diganjal dengan beton cetak,” kata Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Peusangan, Iptu Salamuddin mengutip laporan korban.
 
Merespons laporan tersebut, tim Polsek Peusangan langsung meluncur ke lokasi kejadian. Saat ini Polsek Peusangan bersama tim dari Polres Bireuen melakukan pengembangan dan memintai keterangan sejumlah saksi.
 
Kasus hilangnya ban mobil pejabat langsung menjadi pembicaraan masyarakat termasuk kalangan PNS di Pemkab Bireuen.
 
Kasus yang dialami Said Faisal merupakan yang kedua dalam waktu lebih kurang satu bulan terakhir.
 
Sebelumnya, pada 29 Juni 2019 peristiwa serupa menimpa mobil dinas yang digunakan Kabag Ekonomi Setdakab Bireuen, Jailani  yaitu Kijang kapsul biru BL 132 Z.
 
Waktu itu, pencuri bukan hanya membongkar empat ban termasuk pelak tetapi juga dan baterai (aki) mobil yang diparkir di depan rumah Jailani di Dusun BTN  Keupula Indah, Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Kabupaten  Bireuen.
 
 “Parah, belum lagi kasus sebelumnya terungkap kini terjadi lagi peristiwa serupa. Semoga polisi bisa secepatnya menghentikan aksi pelaku yang semakin nekat ini,” ujar seorang warga Bireuen. (yus)

Editor : bakri