Prohaba.co
Warga Arongan Dibacok, Leher Nyaris Putus
Minggu, 16 Juni 2019 10:26 WIB
serambinews_bacok.jpg
Yus Ferizal (36), warga Gampong Peulanteu, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat yang dibacok oleh seseorang di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh hingga Sabtu (15/6) malam malam masih menjalani perawatan intensif di RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh.
MEULABOH - Yus Ferizal (36), warga Gampong Peulanteu, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat dibacok oleh seseorang ketika dia pulang ke Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh untuk menghadiri pernikahan familinya. Kasus menghebohkan itu terjadi Jumat (14/6) malam.

Hingga Sabtu kemarin, Yus Ferizal masih dalam perawatan medis di RS Cut Nyak Dhien Meulaboh karena lehernya nyaris putus akibat sabetan benda tajam.

Informasi diperoleh Prohaba, Yus Ferizal sebelumnya tercacat sebagai warga Ujong Kalak Meulaboh. Pada Jumat malam itu ia berada di Desa Ujong Kalak bersama istri dan anak-anaknya karena ada familinya menikah. Beberapa tahun terakhir Yus Ferizal menetap di Arongan Lambalek karena menikah di sana.

Seusai Magrib pada Jumat malam itu, Yus Ferizal dilaporkan jalan-jalan di bagian belakang rumah familinya. Tiba-tiba seseorang membacoknya hingga terkapar. Dalam kondisi kritis dan berlumuran darah, Yus Ferizal masih mampu berjalan ke rumah hingga suasana pun menjadi geger. Pelaku pembacokan Yus Ferizal disebut-sebut warga yang menetap di Desa Ujong Kalak.

Korban mengalami luka serius pada leher kanan sehingga secepatnya dilarikan ke RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh. Karena lukanya sangat parah sehingga harus dilakukan tindakan operasi. Hingga tadi malam kondisi korban dilaporkan belum sadar. Pernapasan menggunakan selang.

Pihak Polres Aceh Barat yang mendapat laporan dari keluarga korban langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP untuk mengungkap kasus tersebut.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu M Isral yang ditanyai Prohaba kemarin mengatakan, kasus pembacokan itu masih dalam penyelidikan pihaknya. “Kita sedang memburu pelakunya,” kata Iptu M Isral.

Dikatakannnya, motif pembacokan belum diketahui karena korban masih sulit diajak bicara akibat luka dan masih dalam perawatan medis di RSU Cut Nyak Dhien.(riz)


Editor : bakri