Prohaba.co
Cabuli Gadis Bawah Umur, Remaja 17 Tahun Dibekuk
Rabu, 12 Juni 2019 11:20 WIB
LANGSA - Seorang remaja 17 tahun berinisial R ditangkap polisi atas dugaan mencabuli gadis di bawah umur, sebut saja namanya Bunga (15) ketika muda-mudi ini menumpang angkutan umum L-300 dalam perjalanan dari Banda Aceh ke Langsa.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Reskrim, Iptu Agung Wijaya Kusuma SIK, kepada Prohaba, Selasa (11/6) mengatakan, sebelumnya pada 8 Juni 2019 orangtua korban melapor kepada pihak kepolisian bahwa anak perempuannya tidak pulang.

Menurut laporan, pada 6 Juni 2019 Bunga dijemput oleh R ke rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya tersangka R datang bersilaturahmi kemudian sekira pukul 16.00 WIB, Bunga pergi bersama R.

Sejak berangkat bersama R pada sore itu, Bunga tidak pulang tetapi menginap di rumah temannya tanpa memberitahukan kepada orang tuanya.

Keesokan harinya, Jumat 7 Juni 2019 sekitar pukul 15.00 WIB, Bunga didatangi pacarnya di rumah tempat dia menginap dan sang pacar membujuk Bunga pulang, namun Bunga tidak bersedia.

Pada hari itu juga R mengajak Bunga pergi ke rumah temannya di Geudong, Aceh Utara untuk tinggal di sana. Pasangan ini pun berangkat dengan menumpang angkutan umum L-300, namun sesampai di Geudong, temang R tak mengizinkan mereka tinggal di rumahnya.

Ditolak di Geudong, R dan Bunga kembali ke Langsa pada Sabtu 8 Juni 2019 pukul 03.00 WIB dini hari dengan angkutan umum L-300. Saat dalam perjalanan itulah tersangka R mengaku melakukan perbuatan tidak terpuji selama lebih kurang lima menit terhadap Bunga. Inilah yang kemudian menjadi pemberatan terhadap R karena dianggap melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Sebenarnya, menurut pelaku, ketika tiba Langsa dia membujuk Bunga pulang ke rumahnya akan tetapi Bunga tetap tidak mau pulang. Akhirnya R kembali mengajak korban ‘bertualang’ lagi menuju rumah temannya di Banda Aceh.

Mereka pun berangkat ke Banda Aceh dengan L-300. Setelah tiba di Banda Aceh--seperti halnya di Geudong--sang teman tidak mengizinkan mereka tinggal di rumahnya. 

Pada Minggu, 9 Juni 2019, R dan Bunga memilih kembali ke Kota Langsa dan tiba pada pukul 13.00 WIB. R kembali membujuk Bunga pulang tetapi tetap saja ditolak oleh gadis tersebut.

Setelah Bunga menolak pulang ke rumah orangtuanya, R membawa Bunga ke rumah teman perempuannya di Simpang Comodor, Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro. Di sinilah kemudian ‘petualangan’ muda-mudi ini berakhir.

“Pelaku (R) diamankan Minggu (9/6) di rumah temannya di kawasan Simpang Comodor dan selanjutnya kita boyong ke Mapolres Langsa untuk pengusutan,” ujar Iptu Agung.

Akibat perbuatannya, R dipersangkakan melanggar Pasal 332 KUHPidana jo Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Sub Pasal Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.(zb)


Editor : bakri