Prohaba.co
Polisi Kejar Istri Anggota DPRK Subulussalam
Rabu, 22 Mei 2019 12:14 WIB
* Dugaan Selingkuh dengan Ketua Panwaslih
 
SUBULUSSALAM - Laporan perselingkuhan antara Ketua Panwaslih Subulussalam dengan istri anggota DPRK setempat telah ditingkatkan statusnya ke penyidikan oleh pihak kepolisian.

“Benar, kasusnya sudah naik ke tingkat penyidikan,” kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Agramuda melalui Kapolsek Simpang Kiri, Iptu RJ Agung Pranoto menjawab Prohaba, Selasa (21/5).

Meski sudah ditingkatkan ke penyidikan namun Ketua Panwaslih Subulussalam selaku terlapor belum berstatus tersangka. Hal ini karena istri anggota DPRK Subulussalam berinisial AP belum diperiksa. “Polisi masih mengejar sosok wanita yang menjadi pasangan perselingkuhan Ketua Panwaslih Subulussalam,” kata Kapolsek Simpang Kiri.

Menurut Iptu Agung, polisi belum memiliki bukti cukup kuat lantaran masih ada satu alat bukti yang belum diperiksa. Polisi berharap AP yang merupakan warga Sutan Daulat segera menghadap ke pihak penyidik guna memudahkan proses tersebut.

Dalam kasus ini, polisi menggunakan Pasal 33 ayat 1 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat menjerat pelakunya. Kasus ini bermuara ke Mahkamah Syariah Subulussalam yang nantinya hukumannya berupa cambuk 100 kali di depan umum.

Di sisi lain, guna memperkuat kasus tersebut polisi sudah memeriksa satu saksi berinisial J serta korban berinisial AI yang juga anggota DPRK Subulussalam. 

“Saksinya sudah kita periksa dua orang, berisial J dan satu lagi korban berinisial AI (suami AP). Sekarang tinggal istri korban belum ditemukan dan sekarang sedang dalam pengejaran,” pungkas Iptu Agung.

Seperti diberitakan, seorang anggota DPRK Subulussalam berinisial AI melaporkan ES (Ketua Panwaslih Subulussalam) ke Polsek Simpang Kiri, Minggu 19 Mei 2019. Laporan dengan Nomor STBL/30/V/2019/SPKT tersebut terkait chatingan ES via pesan WhatsApp yang dianggap berbau mesum terhadap istri sang anggota DPRK Subulussalam berinisial AP. Menurut AI, bukan hanya chatingan berbau mesum, ES bahkan dituding sudah pernah melakukan hubungan badan dengan istrinya

Anggota DPRK Subulussalam AI, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan sudah melaporkan ES (Ketua Panwaslih Subulussalam) kepada polisi sejak Sabtu, 18 Mei 2019.

Menurut AI, bukan hanya chatingan berbau mesum, ES bahkan dituding sudah pernah melakukan hubungan badan dengan istrinya. 

Terkuaknya skandal sang istri dengan komisioner Panwaslih Subulussalam ini setelah AI mengecek handphone sang istri dan membaca isi percakapan dengan ES yang dianggap mengarah ajakan mesum.

Percakapan berupa ajakan mesum tersebut berbahasa Singkil yang memiliki makna mengarah mesum. 

AI menambahkan, setelah mendapati isi percakapan di handphone dan langsung menginterogasi sang istri. Setelah berulangkali diinterogasi, akhirnya sang istri mengaku kedekatannya termasuk semua perbuatannya dengan ES. “Saya tangkap hp-nya dan mendapat isi percakapan mereka lalu saya interogasi akhirnya diakui semuanya,” kata AI.

Menurut AI, istrinya mengaku telah melakukan hubungan badan sebanyak dua kali termasuk kegiatan lain seperti cium. Lokasi kejadian berada di salah satu rumah di Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri. Ada pula kejadian di rumahnya. “Pokoknya sakit kali, mungkin cuma sayalah yang tahan dengan kondisi ini, mau bagaimana sudah jadi nasib saya, makanya ini harus saya ungkap,” ujar AI seraya memperlihatkan isi percakapan di handphone sang istri yang sudah dia sita.

AI juga menyebutkan, menurut pengakuan sang istri telah behubungan dekat degan ES sejak Februari 2019. Bahkan, pada hari Minggu, 5 Mei 2019 sempat menginterogasi langsung ES di hadapan sang istri di rumah warga di Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri. Pada pertemuan tersebut AI yang turut mendampingi istrinya sempat meluapkan emosinya.

 Sementra ES yang dikonfirmasi Prohaba di salah satu ruangan Mapolsek Simpang Kiri membantah semua tuduhan terhadapnya. 

ES menyatakan jika hubungannya dengan istri anggota DPRK Subulussalam hanya sebatas pertemanan biasa. Hal ini karena perempuan tersebut sering berkonsultasi dengan dirinya terkait pemilu legislatif (pileg). ES membantah jika dirinya ada mengirimkan chat berisi ajakan berbuat mesum. “Istri anggota DPRK itulah yang mengirimkan chat mesum kepada saya dan saya balas dengan kata standar.(lid)

Editor : bakri