Prohaba.co
Mobil Pemadam Terguling, Sopir Luka
Jumat, 26 April 2019 11:20 WIB
SUKA MAKMUE - Satu dari tiga mobil pemadam kebakaran yang sedang dalam perjalanan untuk membantu memadamkan api yang membakar Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nagan Raya, Kamis (25/4), terguling akibat kecelakaan tunggal. Petugas yang berangkat dengan mobil tersebut selamat, hanya sopirnya yang mengalami luka lecet. Sehingga harus dirawat di RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya, Hamidi, kepada Prohaba, kemarin, Kamis (25/4) mengatakan, mobil pemadam yang terguling di Jalan Perkantoran Suka Makmue itu berasal dari Simpang Peut, Kecamatan Kuala. Akibat terguling di badan jalan, menurut Hamidi, mobil tersebut mengalami rusak berat. Ditambahkan, pihaknya mengaku belum tahu pasti penyebab mobil pemadam tersebut terguling .

Sementara itu, Kantor Bappeda Nagan Raya, Kamis (25/4), dilalap api. Kebakaran yang diduga akibat korslet arus listrik itu menyebabkan ruangan Bagian Sosial Budaya beserta dokumen di dalamnya hangus terbakar. Melihat kejadian itu, puluhan personel Kodim 0116/Nagan Raya yang markasnya bersebelahan dengan Kantor Bappeda langsung membantu memadamkan api bersama anggota Polres dan petugas pemadam kebakaran setempat. Upaya pemadaman itu berhasil, sehingga api tak menjalar ke ruangan lain.

“Api hanya menghanguskan satu ruangan, selebihnya berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam dibantu anggota TNI dan polisi,” ujar Kepala Bappeda Nagan Raya, Abdul Latif, kepada Prohaba, Kamis (25/4).

Dikatakan, kebakaran itu tidak merusak sejumlah dokumen penting perencanaan yang ada di kantor tersebut. “Dokumen yang terbakar di Bagian Sosial Budaya itu hanya dokumen pendukung saja. Sehingga tidak mengganggu perencanaan pembangunan yang sedang kami lakukan,” timpalnya.

Abdul Latif menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Sebab, ketika kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, belum ada seorang pegawai pun di ruangan kantor. “Kobaran api pertama kali diketahui prajurit TNI yang bertugas di Makodim 0116/Nagan Raya, karena letaknya bersebelahan dengan kantor Bappeda. Setelah itu, mereka langsung membantu memadamkan api,” pungkasnya.(c45)


Editor : bakri