Prohaba.co
Mesum di Hotel, Dokter dan Pasangan Wanitanya Dicambuk
Selasa, 16 April 2019 11:25 WIB
BANDA ACEH - Sebanyak 12 terpidana yang terlibat pelanggaran Syariat Islam dieksekusi cambuk, Senin (15/4) di Masjid Al A’la, Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Satu di antaranya merupakan seorang dokter yang bertugas di Aceh Barat Daya (Abdya).

Dokter berinisial FE itu ditangkap saat bersama kekasihnya AS di salah satu hotel di Lamgugob, Banda Aceh. AS merupakan wanita asal Pekanbaru, Riau yang datang ke Banda Aceh untuk menemui FE.

Pasangan FE-AS dihadapkan ke majelis hakim Mahkamah Syariah Banda Aceh dan divonis masing-masing 10 kali cambuk. Namun setelah dipotong masa tahanan, keduanya dieksekusi masing-masing delapan kali cambuk.

Kabid Penindakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP-WH Aceh, Marwan Jalil mengatakan, keduanya ditangkap awal tahun ini di salah satu penginapan di kawasan Lamgugob, Banda Aceh.

Saat digerebek petugas, keduanya sempat berupaya kabur, namun petugas langsung mengejar dan berhasil menghadang mobil yang mereka kendarai.

Proses penyidikan kasus itu membutuhkan waktu karena keduanya mengaku sudah menikah, sehingga penyidik harus datang ke Pekanbaru untuk memastikan. Dalam penelusuran, ternyata pasangan ini belum menikah.

Dalam eksekusi itu, semua terpidana perempuan tampak menangis terisak saat dihadapkan pada algojo. Mereka tampak mulai menangis saat dua petugas perempuan memboyong petugas dari ruangan istirahat ke atas panggung. 

Eksekusi itu diawali dengan menyambuk tujuh terpidana laki-laki yang kemudian disusul lima terpidana wanita. Rata rata mereka dikenakan cambukan 8 hingga 37 kali. Dua algojo tampak bergantian melakukan eksekusi. 

Ratusan warga yang memadati Masjid Al A’la bersorak saat terpidana wanita diboyong ke panggung. Namun tingkah tak terpuji penonton itu langsung ditegur oleh jaksa melalui oengeras suara.(mun)

Editor : bakri