Prohaba.co
Pasangan Dalam Mobil Terancam Hukum Cambuk
Jumat, 1 Maret 2019 10:31 WIB
MEULABOH - Pasangan nonmuhrim asal Nagan Raya yang dipergoki berduaan di dalam mobil yaris terancam kena hukum cambuk. Polsek Samatiga, Aceh Barat, saat ini telah meningkatkan status pasangan nonmuhrim itu menjadi tersangka.

Keduanya yang diketahui telah memiliki istri dan suami yang sah tersebut dijerat dengan Qanun Jinayat dengan ancaman cambuk di muka umum.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK melalui Kapolsek Samatiga, AKP Iswar, Kamis kemarin mengatakan, pemeriksaan masih berlanjut dan keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar Qanun Jinayat, akibat berduaan dalam mobil apalagi bukan pasangan muhrim. “Sudah ditingkatkan statusnya menjadi tersangka,” katanya.

Menurutnya, kedua warga tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek. Polisi juga sudah memanggil pihak keluarga masing-masing yakni pria M (42) sudah dipanggil istrinya dan begitu juga wanita D (19) sudah dipanggilkan suaminya.

Polisi masih terus memintai keterangan pihak-pihak yang mengetahui atau yang menangkap kedua warga yang diketahui tidak memiliki ikatan resmi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan nonmuhrim asal Nagan Raya, Selasa (26/2) malam sekira pukul 22.00 WIB, diamankan oleh massa warga Desa Deah, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Pasangan yang belakangan diketahui tak punya ikatan apapun itu ditangkap warga ketika sedang berduaan dalam sebuah mobil, tidak jauh dari semak-semak di kawasan desa mereka.

Pasangan yang terdiri atas pria M (42) dan wanita D (19) yang diketahui, masing-masing sudah mempunyai istri dan suami serta anak, masih dalam pemeriksaan di Mapolsek Samatiga, Aceh Barat. Penangkapan pasangan itu setelah warga curiga terhadap sebuah mobil jenis Yaris yang parkir di jalan lorong di kawasan Desa Deah, Samatiga. Terlebih kawasan parkir mobil itu dekat dengan semak-semak, lalu dilakukan penggerebekan.(riz)


Editor : bakri