Prohaba.co
Remaja Tertangkap Mesum di Saree Diserahkan ke Polda
Selasa, 26 Februari 2019 12:16 WIB
JANTHO - Sepasang remaja di bawah umur tertangkap mesum di lantai dua sebuah tempat ibadah di Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Minggu (24/2) sore. Remaja yang masih berstatus pelajar itu yakni MR (16) asal Pulo Aceh dan pemudi DF asal Padang Tiji, Pidie. Kedua pelaku mesum selanjutnya diserahkan ke Mapolda Aceh, Senin (25/2) siang untuk dilakukan pembinaan.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Besar, M Rusli SSos seusai mengantar kedua remaja itu ke Polda Aceh, kemarin. Diakui, pihaknya tidak bisa memproses kasus itu dan membina kedua pelaku karena masih di bawah umur. “Kami tidak bisa memprosesnya dengan qanun jinayat. Pelaku adalah remaja di bawah umur yang seharusnya mendapat pembinaan. Tidak mungkin kami cambuk,” ujarnya.

Menurut Rusli, sebenarnya pelanggaran yang dilakukan kedua remaja itu bisa diancam hukuman 100 kali cambuk. Namun karena masih berusia di bawah umur, pelaku tidak bisa dijerat hukum. “Biar Polda saja yang menangani kedua remaja ini, karena mereka punya pusat pembinaan bagi perempuan dan anak secara lengkap,” katanya, dan menyebut kedua remaja mempunyai masa depan yang panjang sehingga harus disembuhkan psikologisnya.

Sebelumya remaja MR (16) asal Pulo Aceh dan pemudi DF (17) asal Padang Tiji, Pidie, yang tertangkap mesum itu diserahkan oleh pihak Polres ke WH Aceh Besar untuk diproses menggunakan hukum jinayat. Namun seusai ditahan di Kantor WH Aceh Besar Jantho selama satu malam, petugas terpaksa mengembalikan pelaku zina di bawah umur itu ke Polda Aceh, Banda Aceh, Senin (25/2) siang dengan alasan masih di bawah umur.

Sekadar diketahui, warga Saree gempar saat mendapat informasi sepasang muda-mudi berbuat mesum di kawasan itu, Minggu (24/2) menjelang magrib. Kemarahan warga semakin menjadi-jadi saat menyadari perbuatan imoral itu dilakukan di rumah ibadah umat muslim. Remaja MR bahkan sempat menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur, sebelum akhirnya diamankan polisi.

Tak hanya itu, perbuatan tak senonoh tersebut juga sempat direkam oleh warga yang kemudian tersebar di dunia maya hingga menjadi viral di media sosial. Dalam hitungan detik, kabar tersebut menjadi heboh di Facebook dan Instagram. Video perbuatan mesum itu direpost, dikomentari, hingga dihujat banyak netizen.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Ayi Satria Yuddha SIK MSi melalui Kasat Reskrim, Iptu Yoga Panji Prasetya SIK yang ditanyai kemarin mengatakan, pihaknya sudah berupaya mencegah agar video aib itu tidak viral. Namun apa mau dikata, video amatir yang diambil warga itu sudah duluan bocor ke berbagai media sosial seperti instagram, dan direpost berbagai akun gosip. 

Yoga menceritakan, mulanya warga melihat sepasang muda-mudi naik ke lantai dua masjid sekira pukul 18.15 WIB. Curiga dengan apa yang dilakukan kedua remaja itu, beberapa warga mencoba untuk mengintipnya sekira pukul 18.30. Tapi alangkah terkejutnya warga saat melihat dua remaja itu melakukan perbuatan tidak senonoh di masjid. Warga yang menyaksikan itu lalu menghakimi pelaku  hingga mengalami luka memar terutama di bagian wajah.

Untuk menghindari amukan warga lainnya, beberapa orang lalu melarikan dua remaja tersebut ke pos polisi sebelum diamankan ke Mapolsek Lembah Seulawah pada pukul 21.00 WIB. Pada malam itu juga pasangan nonmuhrim itu diserahkan ke Kantor WH Aceh Besar di Jantho. Namun karena pertimbangan umur, kedua pelaku akhirnya dikembalikan ke polisi untuk dibina di Polda Aceh.(fit) 

Editor : bakri