Prohaba.co
Bobol Gerai Ponsel di Jeunieb, Dicokok di Aceh Besar
Senin, 25 Februari 2019 11:11 WIB

* Sempat Diterjang Timah Panas

BIREUEN – Seorang warga Desa Meunasah Blang Jeunieb, Bireuen, M Nad (34), ditangkap oleh aparat penegak hukum Polres Aceh Besar sekitar pukul 04.30 WIB, Minggu (24/2) jelang subuh.

Pria ityu dicokok berdasarkan laporan ke Polsek Jeunieb atas dugaan penjarah salah satu toko ponsel di Keude Jeunieb, Kabupaten Bireuen, 9 Desember lalu.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Jeunieb, Iptu Soeharto SH mengatakan, pria M Nad diduga melakukan pencurian di salah satu gerai ponsel di Jeunieb. Pemilik gerai kemudian membuat laporan resmi ke Mapolsek Jeunieb sekaligus menyampaikan ciri-ciri pelaku.

Anggota Polsek Jeunieb melakukan pengembangan dan mencari keberadaan pelaku, namun kehilangan jejak. “Tersangka ditetapkan sebagai DPO Polsek Jeunieb sekaligus melakukan koordinasi dengan Polres Aceh Besar untuk mencari keberadaannya,” ujar Kapolsek Jeunieb, Iptu Soeharto SH.

Kemudian, pada Jumat (22/2) lalu, personil Polsek Jeunieb menerima informasi dari Polres Aceh Besar tentang terduga pelaku pencurian di Jeunieb berada di wilayah hukum Polres Aceh Besar.

Polisi berhasil mengamankan tersangka untuk dimintai keterangan atas kejadian pencurian di Jeunieb.

Selanjutnya, tim dari Polsek Jeunieb berangkat untuk menjemput M Nad untuk dibawa pulang ke Jeunieb sekaligus mengembangkan kasus, terutama melacak hasil curian dibawa kemana.

Menurut pihak polisi, pada saat dilakukan pengembangan kasus terutama menelusuri barang hasil pencurian, tersangka berusaha mengecoh petugas dengan cara berpura pura hendak buang air kecil. Ia lalu berusaha melarikan diri.

Melihat gelagat kurang menguntungkan, petugas melakukan pencegahan dengan memberi tembakan peringatan, namun tidak diindahkan oleh pelaku. Petugas terpaksa melakukan penembakan terukur ke kaki korban sehingga korban tersungkur.

Hasil penyelidikan, keterangan pelaku dan barang bukti, hasil curian dijual ke sejumlah tempat. Pelaku kini mendekam di sel polisi untuk mengikuti proses hukum selanjutnya, mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Laporan pemilik toko ponsel di Jeunieb, ada belasan ponsel keluaran terbaru dibawa lari dengan angka kerugian mencapai Rp 31 juta lebih. Disebutkan Kapolsek, tidak tertutup kemungkinan hasil curian berupa HP mungkin telah dijual ke sejumlah kota di Aceh, aksi pencurian yang dilakukan kuat dugaan untuk kebutuhan game online dan ketergantungan narkoba jenis sabu.(yus)


Editor : bakri