Prohaba.co
Mayat Bertato Mengapung di Laut Aceh Utara
Jumat, 22 Februari 2019 10:34 WIB
LHOKSUKON - Sosok mayat bertato di bagian punggung yang belum diketahui identitasnya, ditemukan nelayan mengapung di perairan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Kamis (21/2) pagi. Mayat baru berhasil dievakuasi ke daratan oleh nelayan pada pukul 15.00 WIB, setelah tujuh jam perjalanan dari tengah laut.

Informasi yang diperoleh Prohaba mayat tersebut ditemukan dua nelayan Ulee Rubek Barat Kecamatan Seunuddon yang sedang melaut di kawasan itu. “Mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh Bustami (43) dan Asnawi Daud (28) di laut lepas. Kondisi mayat, saat ditemukan, sudah membusuk,” ujar Panglima Laot Seunuddon Amir Yusuf, Kamis (21/2).

Disebutkan, mayat tersebut ditemukannya sekitar pukul 10.00 WIB pagi kemarin, dengan kondisi sudah membusuk dan pada tubuh korban terlihat ada tato.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Seunuddon Iptu Munawar mengatakan, setelah mengetahui adanya informasi ini, pihaknya langsung menuju ke lokasi. “Personel Polres Aceh Utara yang dipimpin Waka Polres (Kompol Edwin), bersama Satuan Reskrim setempat telah membawa jenazah korban ke RSU Cut Meutia,” ujar Kapolsek Seunuddon.

Humas RSU Cut Meutia Saiful menyebutkan, mayat tersebut tiba di RS sekira pukul 17.00 WIB dan sekarang sudah ditempatkan di kamar mayat. “Sampai sekarang belum ada warga yang mengaku pihak keluarganya, karena itu jenazah tersebut masih berada di kamar mayat,” ujarnya.

Untuk itu jika ada, warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat melihat ke kamar mayat.(jaf) 

Editor : bakri