Prohaba.co
Dua Hari Tenggelam, Jasad Pelajar Matangkuli Ditemukan
Jumat, 22 Februari 2019 10:34 WIB
LHOKSUKON – Jasad pelajar kelas 3 MAN asal Desa Baro, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Alfinur Rizki (17) Kamis (21/2) sekitar pukul 07.00 WIB, ditemukan di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Keureto kawasan Desa Siren kecamatan setempat. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1 kilometer dari tempat tenggelam.

Mayat Alfinur ditemukan oleh remaja Zulfahmi, seorang pelajar, saat mandi di sungai tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Alfinur pada Selasa (19/2) sore dilaporkan tenggelam di Sungai Keureuto, saat mandi bersama dua temannya. Kendati sebelumnya sudah dilakukan pencarian intensif, tapi belum berhasil ditemukan. Lalu pada Rabu (20/2) malam warga mengadakan doa bersama supaya jenazah pelajar itu dapat segera ditemukan. “Pagi tadi (kemarin), Zulfahmi mandi di sungai yang berada di belakang rumahnya untuk persiapan ke sekolah. Saat menimba air sungai untuk gosok gigi, tiba-tiba pandanganya mengarah ke benda warna hitam sedang mengapung,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudia Karya kepada Serambi, Kamis (21/2).

Setelah diperhatikan benda warna hitam tersebut kepala korban. Ia semakin yakin benda tersebut adalah sesosok jasad manusia karena juga terlihat bahu kiri korban. Sedangkan posisi jasad telungkup ke kiri. Lalu Zulfahmi berlari kembali ke rumah seraya berteriak “ada mayat di sungai”. Tak lama kemudian Mahdi (28) bersama Martunis (29) warga setempat langsung ke sungai. “Mereka langsung turun ke sungai menarik jasad Rizki ke darat,” ujar Kapolsek Matangkuli. Setelah berita ini tersebar, lalu keuchik memberitahukan temuan jenazah korban ke Keuchik Baro. Lalu keuchik bersama orang tua korban dan masyarakat dibantu petugas langsung membawa pulang jenazah ke rumahnya untuk dikebumikan. “Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi atau pun visum, dan keluarga juga telah meneken pernyataan penolakan tersebut,” pungkas Iptu Sudia Karya.(jaf)


Editor : bakri