Prohaba.co
Panther Hantam Tiang Baliho di Beureunuen
Kamis, 21 Februari 2019 11:14 WIB
* Penumpang Wanita Tewas

SIGLI - Satu mobil mini bus Panther BL 615 GD yang dikemudikan Arhamuddin (53) warga Gampong Pondok, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, menghantam tiang baliho, Rabu (20/2) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Laka lantas tersebut terjadi di kawasan Pasar Beureunuen atau tepatnya di depan Meunasah Payong, Kecamatan Mutiara, Pidie.

Insiden maut itu menyebabkan Idawati (50) ibu rumah tangga (IRT), warga Gampong Pondok Kecamatan Bandar, meninggal dunia. Korban menghembuskan napas terakhir, dalam perawatan medis di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Sementara tiga penumpang lainnya bernama Sahara Fitri (22) mahasiswi, Nurianda (16) dan Muge Rahmat (15) menderita luka ringan. Sedangkan sopir bernama Arhamuddin selamat dalam laka tunggal tersebut.

Berdasarkan informasi didapat Prohaba, kemarin, insiden lakalantas tersebut bermula saat Panhter dikemudikan Arhamuddin dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh menuju Bener Meriah.

Mini bus itu ditumpangi empat penumpang. Masing-masing Idawati, Sahara Fitri (22) Nurianda (16) dan Muge Rahmat (15). 

Semua penumpang tercatat sebagai warga Gampong Pondok, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Sang sopir yang diserang kelelahan awalnya hendak melepaskan lelah di SPBU Pulo Pisang Pidie. Tapi, berehat di SPBU tidak jadi karena keluarga itu hendak berehat di Pidie Jaya di tempat rekan Arhamuddin.

Sehingga panther itu dipacu di ruas jalan nasional menuju Kabupaten Pidie Jaya.  Namun, sesampai di pasar Beureunuen atau di depan meunasah Payong Pasar Beureunuen, justru mobil tersebut menghantam tiang baliho yang berdiri tegak di tengah jalan dua jalur. Hantaman keras itu menyebabkan Idawati menderita luka parah. Ajal menjemput ibu rumah tangga itu saat dalam perawatan di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Prohaba, Rabu (20/2) mengatakan, mini bus Panther dikemudikan Arhamuddin warga Bener Meriah menghantam tiang baliho akibat sopir lelah setelah menempuh perjalanan dari Banda Aceh.

Sehingga sopir hilang kendali menabrak tiang baliho di tengah jalan dua jalur. Satu penumpang bernama Idawati meninggal dalam perawatan di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli. “Seharusnya sopir berehat dan jangan memaksakan membawa mobil. Sebab, sopir membawa mobil dalam kondisi lelah, otomatis tidak bagus. Kami imbau berulang kali kalau sopir penat hendaknya berehat. Kasus lakalantas tunggal itu telah ditangani Unit Laka Polres Pidie,” pungkasnya.(naz)    

Editor : bakri