Prohaba.co
Uang Hanya Digunakan untuk DP Leasing
Rabu, 20 Februari 2019 10:54 WIB
* Kasus Penipuan IRT

BIREUEN – Polisi terus mengembangkan kasus penipuan yang melibatkan pria Zul bin Su (45), warga Desa Kutablang, Peurelak Timur, Aceh Timur. Dari pengakuan tersangka, terungkap jika uang sejumlah Rp 180 juta yang diambil dari, seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Cot Buket Kecamatan Peusangan Bireuen, hanya digunakan untuk DP leasing mobil avanza, bukan untuk membeli mobil.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aparat penegak hukum Polres Bireuen menangkap Zul di  kawasan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Minggu (17/2). Pria itu diduga melakukan penipuan terhadap Ny Syaribanun binti Idris (43), warga Cot Buket Kecamatan Peusangan Bireuen, Agustus  2018 lalu.

Lelaki Zul selama ini menggunakan avanza yang ia leasing sebagai taksi gelap yang ia kemudikan sendiri. Artinya uang milik korban hanya sebagian yang digunkana untuk leasing yang itupun diakui tertunggak.

Polisi kini masih menelusuri arus uang Rp 180 yang ditarik Zul dari korbannya.

Informasi itu disampaikan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH yang didampingin Kanit Pidum Aiptu T Saiful Mahdisyah, Selasa (19/2) kemarin.

Disebutkan, awalnya tersangka menemui korban dan berjanji sanggup membeli sebuah mobil sebagaimana keinginan korban.

Korban kemudian menyerahkan uang tanda jadi sebesar Rp 25 juta, setelah itu tersangka terus meminta uang tambahan yang jumlah akhirnya mencapai Rp 180 juta. “Beberapa waktu lalu, tersangka masih meminta tambahan lagi dari korban, namun korban sudah melapor ke polisi dan tim bergerak cepat menangkap tersangka,” ujar Aiptu T Saiful Mahdisyah.

Selain menangkap tersangka, tim juga mengamankan satu unit Avanza di tangannya dan diamankan ke Mapolres Bireuen. Hasil penyelidikan, tersangka adalah seorang sopir taksi atau sopir travel tidak resmi, Avanza yang disita ternyata masih tersangkut dengan salah satu leasing dan juga angsurannya tertunggak. “Tersangka mengakui uang dari korban dibelikan mobil Avanza tersebut, namun ternyata hanya digunakan sebagai DP saja untuk leasing,” ujar Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH.

Sementara kepada korbannya, tersangka selalu berdalih mobil sudah ada dan dalam perjalanan ke Bireuen, setiap korban bertanya soal mobil yang dipesannya. “Tak terima dengan perlakuan tersangka, korban akhirnya membuat laporan ke Polres Bireuen,” ujarnya.

Dalam kasus tersebut tersangka mengaku ada seorang tersangka lain yang ikut menikmati uang tersebut. Namun menurut pengakuan korban, ia tidak pernah mengirim uang kepada orang lain selain tersangka dan memiliki bukti kuat tentang pengiriman uang baik secara kontan maupun melalui bank.

Soal ada tidaknya tersangka lain, kata Kasat Reskrim, polisi terus mengembangkan kasus itu. Saat ini tersangka untuk sementara diamankan di Mapolres, guna pengusutan lebih lanjut.(yus)


Editor : bakri