Prohaba.co
11 Tersangka Narkoba Digaruk Polres Aceh Selatan
Rabu, 20 Februari 2019 10:52 WIB
Serambinews_narkoba.jpg
Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST didamping Kasat Narkoba, Iptu Rajabul Asra HM SH memperlihatkan barang bukti berupa sabu yang berhasil diamankan dari tanggan tersangka dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Mapolres Setempat, Selasa (19/2).
* Januari - Februari 2019

TAPAKTUAN - Satres Narkoba Polres Aceh Selatan mencokok sedikitnya 11 tersangka narkoba selama Januari hingga medio Februari 2019.

Dari 11 pelaku tersangka itu satu diantaranya perempuan. “Sampai Januari - Februari 2011 ada 11 kasus narkoba yang ditangani oleh Sat Narkoba Polres Aceh Selatan, yaitu 5 kasus sabu dan 7 kasus ganja. Dari 11 tersangka 1 orang perempuan,” kata Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST, yang ikut didamping Kasat Narkoba, Iptu Rajabul Asra HM SH di Mapolres Aceh Selatan, Selasa (19/2).

Dijelaskannya, ke 11 tersangka kasus narkoba tersebut ditangkap di lokasi terpisah. Kasus terakhir dengan pelaku berinisial ZN (22), warga Gampong Gunong Cut, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. “Di tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan dua paket sabu dengan berat keseluruhan 2,5 gram,” jelas Kapolres Aceh Selatan.

Ditambahkan Kapolres, ZN membeli narkoba dari LM warga Gampong Silolo, Kecamatan Pasie Raja yang saat ini masih dalam lidik Satres Narkoba Polres Aceh Selatan. “Sabu seharga Rp 2.600.000 tersebut dibeli tersangka untuk dijual kembali,” ungkap AKBP Dedy Sadsono ST.

Kapolres juga menjelaskan, kronologi penangkapan tersangka ZN terjadi pada hari Sabtu (16/2) sekira pukul 09.00 WIB, pada saat itu petugas Kepolisian Resor Aceh Selatan dihubungi oleh masyarakat Gampong Air Pinang, Kecamatan Tapaktuan yang bahwa ada pria yang diduga kuat membawa narkoba. “Tersangka saat itu diamankan warga Air Pinang karena diduga kuat membawa Narkotika jenis sabu. Atas informasi tersebut personel Satres Narkoba Polres Aceh Selatan dan anggota Polsek Tapaktuan langsung bergerak menuju Desa Air Pinang,” ungkapnya.

Sesampai di Desa Air Pinang, lanjut Kapolres, anggota Kepolisian dibantu masyarakat mencari Narkoba jenis Sabu tersebut yang sempat dibuang oleh tersangka, dan dari hasil pencarian ditemukan 2 paket narkoba yang diduga jenis sabu yang dibungkus dengan plastik transparan. “Tersangka juga mengakui bahwa dua paket Narkotika tersebut adalah milik dia sendiri yang sengaja dibuang karena ketakutan saat diberhentikan oleh masyarakat Desa Air Pinang. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Aceh Selatan guna pengusutan lebih lanjut,” jelas Kapolres.

Atas perbuatannya, kata Kapolres, tersangka diancam dengan Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman lima tahun dan paling lama 20 tahun.”Saya atas Nama Kapolres Aceh Selatan juga memberi apresiasi kepada masyarakat Desa Air Pinang yang sudah membantu pihak kepolisian memberantas peredaran narkoba,” pungkasnya.(tz)

Editor : bakri