Prohaba.co
Keuchik dan Seorang Warga Dibacok Pria Singet
Kamis, 14 Februari 2019 10:51 WIB
* Saat Berusaha Membawa ke RSJ

LHOKSUKON - Tgk Idris Mahmud (53) Keuchik Singgah Mata Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, dan M Nurdin Usman (55) warga Desa Singgah Mata, Selasa (12/2) sekira pukul 21.40 WIB, dibacok Zulfikar (30), seorang pria yang mengalami gangguan jiwa (singet). Insiden berdarah itu terjadi kala sang kedua korban itu berusaha mengamankan Zulfikar, untuk dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) di Banda Aceh.

Akibat kejadian itu keuchik mengalami luka robek di pipi kiri dengan lebar sekitar 10 centimeter dan mendapat sedikitnya 14 kali jahitan. Sedangkan Nurdin mengalami luka robek di bagian kepala dengan lima jahitan dan luka robek di jari telunjuk.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Baktiya Barat Iptu Heri kepada Prohaba Rabu (13/2), menyebutkan, kejadian itu berawal ketika belasan warga bersama Nurdin dan keuchik datang untuk mengamankan Zulfikar dengan tujuan untuk dievakuasi ke RSJ Banda Aceh. Karena sehari sebelumnya Zulfikar mengamuk dan merusak perabotan rumah. Karena itu pihak keluarga berharap aparat desa membantu mengamankannya supaya bisa dibawa ke RS. “Saat keuchik tiba di rumah tersebut, ternyata Zulfikar sudah memegang sebilah parang. Jadi ketika hendak diamankan,  pria mersi (mereng sikit) itu mengayunkan parang ke arah warga yang hendak mengamankannya. Saat akan disergap oleh Nurdin, pelaku mengayunkan parang tepat di kepala Nurdin,” ujar Kapolsek Baktiya Barat.

Lalu, keuchik yang berusaha membantu pun terkena di pipi kirinya. Usai pembacokan, warga berhasil mengamankan pelaku dan kemudian dibawa ke Polsek. Setelah kejadian, kata Iptu Heri, kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Baktiya dan kemudian dirujuk ke RSU Cut Meutia. “Setelah kami selidiki pria itu mengalami gangguan jiwa empat tahun terakhir,” ujarnya.

Bahkan kata Kapolsek Baktiya Barat, Zulfikar sudah dua kali dirawat di RSJ Banda Aceh.  

Menurut Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Baktiya Barat Muhammad Nazri, semalam sebelumnya pembacok itu juga sudah berusaha ditangkap, tapi tidak berhasil. Warga tidak mengetahui kalau Zulfikar masih memegang parang saat itu. “Ia sudah pernah masuk ke RSJ jiwa sebelumnya,” kata Muhammad Nazri.

HuMas RSU Cut Meutia Saiful kepada Prohaba menyebutkan, Tgk Idris sudah dibawa ke kamar operasi untuk dibersihkan lukanya dan sekarang masih mendapat perawatan. Sedangkan Tgk Nurdin juga diperiksa bagian kepalanya dengan menggunakan alat CT-Scan. “Sedangkan untuk pria gangguan jiwa, direncanakan malam ini dibawa ke Banda Aceh,” ujar Saiful, kemarin.(jaf) 

Editor : bakri