Prohaba.co
Polisi Panen Ganja dari Kebun Seluas 1 Hektare
Rabu, 30 Januari 2019 11:16 WIB
SIGLI - Tim gabungan dari Sat Narkoba Polres Pidie bersama personel Polsek Tangse dan warga, memanen ganja di ladang seluas satu hektare di kawasan lereng pegunungan Gampong Alue Calong, Kecamatan Tangse, Senin (28/1) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Belakangan polisi berhasil mengendus tiga pemilik kebun ganja itu, dan satu pelaku diketahui berinisial MD (38) warga Gampong Pulo Ie, Kecamatan Tangse. MD sukses kabur saat polisi melakukan penyergapan di rumahnya. Kini, ketiga pelaku yang terindikasi sebagai pemilik ladang ganja telah dimasukkan dalam daftar pencaharian (DPO) Sat Narkoba Polres Pidie.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kasat Narkoba, Iptu Yusra Aprilla kepada Prohaba, Selasa (29/1) mengatakan, penggerebekan ladang ganja di kawasan lereng pegunungan Gampong Alue Calong didahului oleh laporan warga.

Personel Narkoba Polres Pidie dan Polsek Tangse berjumlah 14 orang serta dibantu 15 warga menuju titik penanaman ganja. Untuk sampai di lokasi, polisi bersama warga harus menempuh perjalanan selama dua jam, dengan kondisi jalan mendaki.

Sesampai di lokasi polisi menemukan ganja tumbuh subur di lahan satu meter dengan panjang sekitar satu meter. Jumlah batang ganja di dalam kebun tersebut 1.000 batang yang berumur dua bulan. Polisi bersama warga mencabut tanaman ganja yang sebagian dimusnahkan dengan cara dibakar. “Sebagian lagi kita bawa pulang sebagai barang-bukti (BB) ke Mapolres Pidie,” jelasnya.

Ia menyebutkan, setelah kembali dari ladang ganja, polisi mendatangi rumah MD salah satu pemilik kebun ganja. Sekitar pukul 11.00 WIB, polisi tiba di rumah MD yang terletak di Gampong Pulo Ie, Kecamatan Tengse. Petugas tidak menemukan MD yang diduga telah kabur lebih dahulu dari rumah. “Ada tiga pemilik kebun ganja, satu telah kita ketahui identitasnya. Kita masukkan ketiganya sebagai DPO polisi,” sebutnya. (naz)

Editor : bakri